Dua orang meninggal dunia usai tersambar petir di sebuah kolam ikan dekat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bollangi, Gowa, Selasa (19/10). Satu korban meninggal dunia merupakan anggota TNI yang bertugas di Rindam XIV/Hasanuddin.
Kepala Polisi Sub Sektor Pattalassang, Inspektur Satu Rasyid mengatakan identitas dua orang meninggal dunia tersambar petir yakni Serma Abd Kadir (42) dan Jufri Dg Jalling (50). Rasyid mengaku Serma Abd Kadir merupakan anggota TNI aktif yang bertugas di Rindam XIV Hasanuddin Pakkato.
"Dua orang tewas disambar petir. Satu korban adalah anggota TNI berpangkat Sersan Mayor. Bertugas di Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto," kata Rasyid melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/10).
Kronologi meninggalnya dua orang tersebut saat menjala ikan di sebuah kolam. Saat menjala ikan, kondisi cuaca pada sedang hujan deras disertai petir.
"Saat kejadian keduanya sedang menjala ikan, sekitar pukul 13.30 WITA. Tiba-tiba datang petir langsung menyambar keduanya," ujar dia.
Kedua korban tewas dengan kondisi dua tangan membiru. Dalam kejadian tersebut, satu orang bernama Abbas Dg Emba selamat meski sempat terpental saat petir menyambar.
"Korban sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan," tandasnya.