Polri sebut bentrok polisi vs Satpol PP di Makassar masalah pribadi

Kasus ini masih diselidiki, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Polri sebut bentrok polisi vs Satpol PP di Makassar masalah pribadi
Bentrokan polisi vs Satpol PP di Makassar. ©2016 Merdeka.com/ Mappesona

Polri mengirimkan langsung tim investigasi untuk menemukan penyebab terjadinya bentrok antara polisi dan Satpol PP di Makassar. Kuat dugaan, bentrok terjadi lantaran adanya permasalahan pribadi antara salah satu anggota polisi dengan anggota Satpol PP."Masih diperiksa, dugaan ada permasalahan pribadi antara oknum-oknum. Dugaan kami kuat ke arah sana," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (9/8).Disinggung apakah sudah ada tersangka dalam insiden berdarah itu, Boy mengatakan pemeriksaan harus dilakukan secara proporsional. Polisi, harus lebih dulu menemukan bukti-bukti kuat untuk menetapkan tersangka.Apalagi, tindak pidana dalam kasus ini tidak hanya mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Melainkan ada juga tindak pidana pengrusakan dan hilangnya barang-barang milik negara."Ini harus dilakukan secara proporsional, bagaimana alurnya, kronologisnya seperti apa itu harus kita dalami lebih dulu," tandas mantan Kapolda Banten tersebut.Diketahui, kasus bentrokan berupa penyerangan polisi ke pos Satpol PP di kawasan kantor Balai Kota Pemkot Makassar berawal dari penganiayaan terhadap dua anggota polisi dari Satuan Sabhara Polrestabes Makassar, Bripda Akmal Sulaiman dan rekannya Bripda Hendrik. Penganiayaan berupa pengeroyokan itu dilakukan oleh anggota Satpol PP, Sabri dkk, Sabtu malam (6/8) pukul 19.45 WITA. Polisi kemudian melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Makassar. Lalu Minggu dini hari aksi balas dendam terjadi. Polisi menyerang pos Satpol PP yang menewaskan Bripda Michael Abraham Riewpassa karena terkena tusukan benda tajam di punggung.

Rekomendasi