Polri Belum Terima Informasi Aksi Susulan di Depan Gedung Bawaslu

Pihak kepolisian memiliki proses atau tahapan untuk menutup arus. Jika dirasa tidak perlu, kata Harry pihaknya hanya mengamankan kawasan tersebut.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Polri Belum Terima Informasi Aksi Susulan di Depan Gedung Bawaslu
Aksi Bagi Bunga di Depan Bawaslu. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait adanya aksi lain pasca aksi 22 Mei dari beberapa pihak di kawasan Bawaslu, hingga sekitar Mahkamah Konstitusi.

"Sampai dengan saat ini kita belum mendapatkan informasi akan adanya aksi, baik di sekitar wilayah Mahkamah Konstitusi maupun tempat-tempat yang lain," kata Harry di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Terkait adanya aksi dari pihak Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) yang akan dilaksanakan pada pada Rabu (29/5) dan Jumat (31/5), pihaknya pun belum mendapatkan informasi lanjutan. Dia menjelaskan pihak kepolisian memiliki proses atau tahapan untuk menutup arus. Jika dirasa tidak perlu, kata Harry pihaknya hanya mengamankan kawasan tersebut.

"Saya belum dapat informasi, Nanti kita lihat ini kan kalau polisi menangani aksi unjuk rasa itu ada tahapan dan proses nya tidak harus selalu menutup arus, tidak harus tahu mengalirkan arus, kita sudah sudah menyiapkan personel dan cara bertindak setiap akan melaksanakan," ungkap Harry.

Diketahui beberapa informasi yang beredar, pihak Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) akan menggelar aksi pada hari ini. Namun kabar tersebut tepis oleh Humas Gerakan Pribumi Bersatu yang juga bagian dari GNKR, Hasri Harahap.

Dia menjelaskan undangan yang sudah viral tersebut adalah kabar bohong atau hoaks. "Undangannya sudah viral tapi nggak tau siapa koordinatornya. Iya (hoaks)," kata Hasri ketika dihubungi.

Dalam undangan yang tersebar, peserta doa bersama akan berkumpul pada pukul 15.00 di Kantor Bawaslu. Serta diisi beberapa acara salah satunya tarawih bersama.

Dia menjelaskan pihaknya akan menggelar doa bersama pada Rabu (29/5) dan Jumat (31/5). Aksi tersebut kata dia akan digelar di depan Kantor Bawaslu.

"Yang pasti (aksi doa bersama)hari Rabu dan Jumat," kata Hasri.

Rekomendasi