Polisi terima ribuan aduan soal investasi bodong Pandawa Group

Polisi terima ribuan aduan soal investasi bodong Pandawa Group. "Penyidik sudah koordinasi dengan OJK agar segera mungkin menghasilkan penyelidikan dan dokumen, akan mengembangkan dan masih telusuri aset-aset. Kita telusuri kalau ada kaitannya dengan kasus ini akan kita lakukan penyitaan."

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi terima ribuan aduan soal investasi bodong Pandawa Group
Polisi bongkar paksa kantor Pandawa Group. ©2017 Merdeka.com

Polisi sudah menangkap Salman Nuryanto, pemilik investasi bodong Pandawa Group. Sejak kasus penipuan berkedok Koperasi Simpan Pinjaman (KSP) itu terungkap, polisi menerima hampir ribuan aduan dari nasabahnya."Jadi saat ini dari posko Ditkrimsus sudah menerima seribu aduan yang jadi korban KSP Pandawa tersebut. Dari seribuan tersebut, sudah dapat 22 laporan polisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/2).Semua laporan itu sedang diperiksa. Pihaknya nanti akan melihat jaminan maupun investasi yang dilakukan pemodal maupun investor.

Bos Pandawa ditangkap di Mauk ©2017 merdeka.com/nur fauziah

"Jadi kita akan mengetahui (jaminannya). Saat ini penyidik tengah memeriksa beberapa korban atau pelapor yang menjadi korban investasi bodong ini. Penyidik tadi sudah koordinasi dengan OJK agar segera mungkin menghasilkan penyelidikan dan dokumen, akan mengembangkan dan masih telusuri aset-aset. Kita telusuri kalau ada kaitannya dengan kasus ini akan kita lakukan penyitaan," bebernya.Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna mengetahui aliran dananya."Kita tunggu saja evaluasi PPATK. Tentunya akan jadi bahan evaluasi penyidik Dirkrimsus," pungkasnya.

Rekomendasi