Petugas Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo terus menyelidiki penyebab kecelakaan maut di Jalan Raya Trosobo yang menyebabkan korban meninggal sebanyak delapan orang. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Selasa (7/8).Kecelakaan itu terjadi antara Bus Harapan Jaya bernomor polisi AG 7850 UR dan sebuah truk Fuso bernomor polisi W 8286 UD. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut termasuk memeriksa sejumlah orang saksi untuk dimintai keterangan."Kami masih melakukan pemeriksaan terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sidoarjo, Ajun Komisaris Polisi, Fahrie Siregar seperti dilansir dari antara.Menurutnya, peristiwa nahas itu terjadi akibat sebuah bus Harapan Jaya bertabrakan dengan dengan sebuah truk Fuso hingga mengakibatkan bus roboh ke arah berlawanan.Dari informasi yang berhasil dihimpun, bus berjalan cepat dari arah Mojokerto menuju ke Surabaya. Setelah mendekati arah putar balik di dekat jembatan timbang Trosobo, bus mengerem mendadak guna menghindari kendaraan roda dua yang ada di depannya."Namun, karena kendaraan bus yang terlalu cepat, sehingga membuat bus oleng dan bertabrakan dengan truk Fuso yang berada dari arah Surabaya ke Mojokerto," kata Saiful Anam salah seorang warga.Akibat kecelakaan tersebut sebagian penumpang bus terjepit dan mengalami luka ringan dan luka berat.Arus lalu lintas dari kedua jalur juga sempat tersendat dan kemacetan panjang tak terhindarkan akibat kecelakaan maut tersebut.Sejumlah korban tewas, luka berat dan luka ringan langsung dievakuasi menuju ke rumah sakit terdekat yakni di Rumah Sakit Anwar Medika Krian serta rumah sakit Siti Khodijah Sepanjang.
Polisi selidiki penyebab tabrakan bus Harapan Jaya vs Fuso
Kejadian nahas itu terjadi pada dini hari tadi. Sebanyak 8 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
Rekomendasi