Polisi periksa saksi penemu mug isi air keras yang disiram ke wajah Novel

Polisi periksa saksi penemu mug isi air keras yang disiram ke wajah Novel. Tidak ada sidik jari dalam mug tersebut. Hilangnya sidik jari diduga karena beberapa faktor. Salah satunya pelaku diduga menggunakan sarung tangan sehingga tak ditemukan sidik jari.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi periksa saksi penemu mug isi air keras yang disiram ke wajah Novel
Novel Baswedan dirujuk ke RS JEC Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa saksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Saksi tersebut adalah orang yang menemukan mug, yang diduga sebagai wadah air keras disiramkan ke wajah Novel.

"Jadi untuk perkembangan kasus Novel, kemarin penyidik tanggal 21 Agustus memeriksa saksi yang berkaitan dengan mengamankan mug yang pertama kali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (23/8).

Saksi tersebut yang pertama kali mengamankan mug di tempat kejadian perkara (TKP). Lalu disimpannya dengan dibungkus kain.

"Setelah dilakukan pengamanan di sana dan tim inafis kemudian mengambil barang itu sebagai barang bukti," jelasnya.

Dia menuturkan, tidak ada sidik jari dalam mug tersebut. Argo menjelaskan, hilangnya sidik jari diduga karena beberapa faktor. Salah satunya pelaku diduga menggunakan sarung tangan sehingga tak ditemukan sidik jari.

"Kalau tangan telanjang apa dia berani gitu tapi ini semua masih bagian dari penyelidikan dari pihak penyidik. Ya tentunya itu bagian dari pada penyidik dan itu butuh proses kita lihat bagaimana mug itu sendiri ya itu bagian dari pada penyidik untuk mengetahui," ucapnya.

Rekomendasi