Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi periksa CCTV usut laporan pencabulan siswi SMK oleh 3 PNS DKI

Polisi periksa CCTV usut laporan pencabulan siswi SMK oleh 3 PNS DKI Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Kepolisian hingga kini belum menetapkan tiga Pegawai Negeri Sipil di lingkungan kota Jakarta Pusat sebagai tersangka dugaan kasus pemerkosaan. Hingga kini penyidik kepolisian belum menemukan bukti yang kuat atas gadis SMK berinisial M (17) yang magang diperkosa.

"Bukti yang menunjukkan mereka pelaku belum kuat. Masih diselidiki," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Roma Hutajulu saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (5/8).

Meskipun, kata Roma, penyidik Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat sudah memeriksa Closed Circuit Television (CCTV). "Namun kami belum bisa membeberkan apa isinya. Yang pasti ini untuk kepentingan penyelidikan," kata dia.

Lebih lanjut Roma mengatakan, dari serangkaian hasil pemeriksaan, belum menunjukkan kalau ketiga PNS itu berbuat demikian. "Intinya belum ada bukti kalau ke‎tiga terlapor pelakunya," tutup Roma.

Seperti diketahui, kasus pencabulan ini terungkap setelah siswi berinisal M itu melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Pusat. Di mana dirinya diperkosa tiga pria berinisial H, Y, dan A, Rabu (4/8) lalu.

Di mana M sedang magang di sana dan tengah menyelesaikan tugasnya di sebuah ruangan di kantor wali kota. Tiba-tiba ia merasa ada orang yang membekap dirinya hingga tak sadarkan diri. Ketika terbangun, M sadar dengan keadaan sudah telanjang bulat.

Mengetahui kejadian ini, kedua orangtua korban langsung melaporkannya kepihak Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (4/8) kemarin. Dalam pelaporan itu, polisi mendapatkan beberapa barang bukti seperti hasil visum.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP