Polisi pantau daerah rawan tumbuhnya paham radikalisme di Lampung

Polisi pantau daerah rawan tumbuhnya paham radikalisme di Lampung. Beberapa daerah yang rentan terpapar paham radikalisme di antaranya Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, Lampung Tengah dan Kota Bandarlampung.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Polisi pantau daerah rawan tumbuhnya paham radikalisme di Lampung
Densus 88. ©2012 Merdeka.com/dok

Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno menginstruksikan anak buahnya untuk mendeteksi dan memantau sejumlah daerah yang rawan disusupi penyebar paham radikalisme. Dia menyebutkan beberapa daerah yang rentan terpapar paham radikalisme di antaranya Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, Lampung Tengah dan Kota Bandarlampung.

Daerah-daerah tersebut masuk dalam pemantauan intensif untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang berencana melakukan aksi teror. Untuk melakukan pengawasan di sejumlah daerah rawan tersebut, Polda Lampung bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Daerah, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah dan Densus 88.

Dia juga meminta anak buahnya memantau keberadaan para simpatisan paham radikal. "Keberadaan simpatisan terus kami pantau," kata dia di Polda Lampung, Bandarlampung, seperti dilansir Antara, Selasa (25/7).

Polda Lampung juga gencar melakukan upaya kontraradikal melalui langkah preventif dan preentif. "Kami bentuk unit intelijen sebagai deteksi dini. Lalu kami bentuk juga unit binmas untuk melakukan langkah preventif," katanya.

Polisi juga merangkul pihak-pihak dari kelompok moderat dan kelompok garis keras serta bekerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk melakukan pendekatan kontraradikalisasi di Lampung.

Rekomendasi