Kapolsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi Kompol Bayu Pratama mengatakan, penyelidikan penyebab runtuhnya tangga darurat di Apartemen Grand Kamala Lagoon di Jalan KH. Noer Alie membutuhkan waktu cukup lama. Kemungkinan memakan waktu hingga tiga pekan kedepan."Bisa sampai dua atau tiga minggu ke depan, karena harus melibatkan audit independen," kata Bayu, Rabu (4/1).Ia mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga orang saksi diperiksa terkait insiden tersebut. Keterangan yang diambil masih seputar runtuhnya tangga darurat di apartemen itu.Sementara itu, perwakilan dari perusahaan pengelola apartemen, Priyo Leksono mengatakan, penyebab runtuhnya tangga darurat di lantai 32 menuju lantai 33 masih dilakukan penyelidikan."Kalau penyebab runtuhnya sampai ke lantai dasar, itu karena efek domino. Lantai di bawahnya ikut runtuh karena tertimpa material di atasnya," kata Priyo.Ditanya apakah ada faktor kesalahan, maupun standar bahan baku, ia menyebut, sangat kecil kemungkinan itu terjadi. Sebab, di lokasi pemasangan ada pengawasan dari perusahaan mengenai standarnya."Kalau rapuh enggak, karena itu menggunakan baja, serta dilas," ujarnya.Seperti diketahui, tangga darurat di Apartemen Grand Kamala Lagoon runtuh dari lantai 32 ke lantai dasar. Lokasi runtuhan berada di tower I atau tower emerald north. Seorang pekerja bernama Pajar Sidiq (21) dilaporkan tertimpa reruntuhan, hingga berita dibuat proses evakuasi masih berlangsung.
Polisi masih cari penyebab tangga darurat apartemen di Bekasi roboh
Polisi masih cari penyebab tangga darurat apartemen di Bekasi roboh. "Kalau rapuh enggak, karena itu menggunakan baja, serta dilas," kata Priyo.
Advertisement
Rekomendasi