Polisi masih buru provokasi kasus Tanjungbalai lewat media sosial
Merdeka.com - Pihak kepolisian hingga kini masih memburu para pelaku hatespeech atau ujaran kebencian terkait kasus kerusuhan di Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara, pekan lalu. Sebab, kepolisian menilai kerusuhan tersebut berawal dari aksi provokator di media sosial Facebook.
"Pelaku yang lain kita masih koordinasi dengan Polda Sumatra Utara terkait langsung yang memprovokasi kasus kerusuhan di Tanjung Balai," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Kamis (4/8).
Menurut Awi, hingga kini pihaknya telah mengamankan beberapa tersangka terkait kasus tersebut. Para tersangka tersebut masih dalam penyelidikan.
"Memang ada beberapa tersangka yang sudah ditangkap di sana, tentunya kita koordinasi dengan yang di sana terkait dengan media sosial mereka," ujar Awi.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut."Kita terus pelajari tentunya, kita analisa siapa yang melakukan provokasi," pungkas Awi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya