Polisi Geledah Markas Menwa UNS Cari Bukti Tambahan Kasus Tewas Peserta Diklatsar
Merdeka.com - Penyidik Polresta Surakarta melakukan penggeledahan markas Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS). Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan sebelum gelar perkara dan penetapan tersangka kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra peserta Diklatsar Menwa UNS, Minggu (24/10) lalu.
"Penggeledahan kita lakukan untuk mengambil barang-barang yang harus kita perlukan untuk melengkapi barang bukti yang ada pada kita," ujar Kasatreskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika, Selasa (2/11).
Menurut Djohan saat ini anggota Satreskrim masih melakukan penggeledahan di kampus untuk mencari barang yang dibutuhkan guna mendukung bukti yang sudah ada.
"Kalau kita menggeledah itu pasti ada barang yang kita cari. Dan namti hasilnya kita sampaikan. Yang diamankan, termasuk dokumen. Anggota kita sedang ke UNS untuk mencari barang bukti pendukung lainnya. Hasilnya apa nanti setelah selesai kita sampaikan,” tandasnya.
Selain penggeledahan, menurut Djohan, pihaknya juga telah memintai keterangan dari ahli forensik. Mereka diminta untuk membaca atau menerangkan hasil autops jenazah Gilang.
“Keterangan pata ahli ini diperlukan untuk menjelaskan mengenai kondisi jenazah korban dan apa penyebab kematiannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, hari ni kita tim penyidik juga melakukan pemeriksaan tambahan baik kepada panitia maupun peserta. Sedangkan untuk pemeriksaan forensik sudah selesai dilakukan kemarin.
“Ahli forensik yang mengambil hasil VER itu kita mintai keterangan sebagai ahli, ada satu orang," katanya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya