Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja Gunakan Truk Isi Durian

Dari hasil penghitungan yang dilakukan anggota SatresNarkoba, total ada 254 kilogram ganja yang disita. Ratusan kilogram ganja tersebut tersimpan di bawah angkutan durian pada mobil losbak Grandmax nopol BE 9478 GS.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja Gunakan Truk Isi Durian
Pengedar Ganja Gunakan Modus Antar Durian. ©2020 Merdeka.com

Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan seperempat ton lebih ganja kering. Barang haram ini dibawa menggunakan truk pengangkut durian untuk diedarkan lintas provinsi termasuk Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Audie S. Latuheru mengatakan, pengedar menggunakan modus dengan menumpuknya dengan durian agar bau ganja tersamarkan. Harapannya cara tersebut dapat memuluskan niat mereka.

"Dengan bau durian menyengat, akan membuat anjing pelacak kesulitan melakukan penciuman," katanya di Jakarta, Selasa (21/1).

Dari hasil penghitungan yang dilakukan anggota SatresNarkoba, total ada 254 kilogram ganja yang disita. Ratusan kilogram ganja tersebut tersimpan di bawah angkutan durian pada mobil losbak Grandmax nopol BE 9478 GS.

"Jadi mereka ini membawa mobil losbak terbuka, di atasnya durian di bawahnya itu ganja. Ini modus mereka mengecoh polisi kalau di razia," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz.

Seperti dilansir dari Antara, hasil penyidikan sementara pada tiga orang tersangka yakni SO (58), EA (44) dan SN, mereka sudah dua kali menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Jakarta dengan modus yang sama.

"Dari pengakuan mereka itu untuk stok awal tahun," tutup Erick.

Rekomendasi