Polisi belum pastikan siswi SMK cantik hilang karena diculik

Ratih Fitriyani (17) tak diketahui keberadaannya sejak Jumat 17 Mei lalu.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi belum pastikan siswi SMK cantik hilang karena diculik
Ratih Fitriyani. ©2013 Merdeka.com

Satu pekan sudah Ratih Fitriyani (17) menghilang. Siswi cantik yang sekolah SMK Bina Darma Bandung tersebut tak diketahui keberadaannya sejak Jumat 17 Mei lalu di Lapangan Gasibu, Bandung.Polrestabes Bandung pun mengaku masih menyelidiki keberadaan Ratih. "Kita selidiki dulu, karena siswi SMK inikan belum bisa dikatakan dewasa, bisa dikatakan kena Undang-undang Perlindungan Anak," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko kepada merdeka.com, Sabtu (25/5).Jika benar Ratih hilang karena diculik, menurutnya pelaku bisa disangkakan pasal 328 KUHP tentang penculikan. "Kita sekarang lidik dulu, lalu pemburuan dilakukan," paparnya.Pihaknya akan mendalami laporan pihak keluarga, bagaimana kronologi hilangnya Ratih. "Setelah itu kita akan buru," ungkapnya. Keterangan saksi-saksi juga dibutuhkan untuk mempermudah pencarian pelaku yang diduga saat ini sedang berada di luar kota.Ratih terakhir kali berkomunikasi dengan pihak keluarga saat hendak melakukan tugas acara HUT Kodam III/Siliwangi di Lapangan Gasibu, Bandung Jumat 17 Mei lalu. Saat menjalankan tugas, Ratih memang bertemu dengan idolanya salah personel The Passport Band, di Lapangan Gasibu. Namun setelahnya Ratih sulit ditemui.Sebelumnya, setelah hilang selama satu pekan, Ratih menulis status di Facebooknya. Status itu berisi tentang kabar dirinya baik-baik saja.Berikut tulisan Ratih diakun Facebooknya;"I'm ratihh. Ndong aku kangen sama kamu. Sama semuanya. Aku ga bisa balik sekarang. Kalau aku balik sekarang aku ga tahu bakalan gimana nasib aku. Nanti aku jadi nurut aja apa kata mereka. Mereka bilang aku akan pulang hari Senin.""Aku ga tahu aku ada di daerah mana. Soalnya orangnya ajak muter-muter mulu. Sama orang yang sedikit aku percaya tapi aku takut. Aku takut kalau aku kabur. Paling ke rumah dia nyusul. Aku kaya diajak untuk nipu buat dapat uang :( .""Kalau kabur aku ga tau jalan pulangnya neng.. Arggghh aku malu ndong merasa ga percaya dan ga punya harga diri banget. Beneran aku pasti kemana-kemana dikawal. Ini aku mohon-mohon buat ke warnet cuma buat kasih kabar kalian. Aku takut jull, lies (temannya). Aku ga bisa nyebutin nama dia. Cuma kasih nama samaran ke aku ga kasih nama asli.""Kalau aku off berarti aku diajak pergi lagi dan ga buka internet lagi."

Rekomendasi