Tujuh anggota Brimob ditembak kelompok kriminal bersenjata di wilayah Papua sejak sepekan terakhir. Bahkan seorang anggota atas nama Briptu Berry Pratama tewas setelah diterjang peluru yang ditembakkan pelaku.Menanggapi rangkaian insiden tersebut, Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar, menegaskan pihaknya akan terus mengantisipasi pergerakan kelompok tersebut di wilayah pegunungan distrik Tembagapura Mimika Papua. Selain itu, pergerakan kelompok tersebut juga dipantau di area Kota Timika."Pengelolaan keamanan yang di atas (wilayah pegunungan Mimika) termasuk di area kota tentu merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Penanganan juga kami lakukan termasuk di area kota Timika," kata Kapolda Boy Rafli di Timika. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (24/10).Menurutnya, keberadaan KKB merupakan ancaman yang harus diantisipasi secara konsisten. Hal itu dimaksudkan agar tidak lagi ada korban-korban lain terutama dari pihak masyarakat sipil."Tentu di wilayah perkotaan tentu harus disikapi dari semua ancaman termasuk mereka yang menggunakan senjata api," ujarnya.Kepolisian terus mengedepankan upaya-upaya deteksi dan selalu siap siaga untuk menghadapi semua situasi yang terjadi di dua kondisi yang berbeda yaitu wilayah pegunungan dan perkotaan."Jadi di kota juga demikian. Hal ini kita upayakan agar dua medan karakteristik yang berbeda ini bisa kita kelola dengan sama baiknya," ujar Boy Rafli.Khusus untuk wilayah pegunungan, kata Boy, mulai dari mile 69 hingga kampung Banti dan Utikini memang memiliki karakteristik medan geografis yang dipenuhi bukit, lembah dan sungai yang menjadi kendala tersendiri dan menguntungkan KKB. Meski demikian, dia yakin anggotanya termasuk yang tergabung dalam Satuan tugas pengamanan objek vital nasional (Satgas Amole) sudah dilatih dan mengetahui mendampingi dan kondisi yang dihadapi.Untuk itu Boy berharap agar pihaknya diberikan waktu untuk melakukan penegakan-penegakan hukum kepada KKB yang telah mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
Polda Papua waspadai kelompok bersenjata Sabinus Waker beraksi di Kota Timika
Khusus untuk wilayah pegunungan, kata Boy, mulai dari mile 69 hingga kampung Banti dan Utikini memang memiliki karakteristik medan geografis yang dipenuhi bukit, lembah dan sungai yang menjadi kendala tersendiri dan menguntungkan KKB.
Halaman Berikutnya
Migrasi Sunyi dari Pesisir Sumut: Laut Memaksa Pergi, Kemiskinan Menahan Bertahan
Advertisement
Rekomendasi