Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh karyawan PT Freeport Indonesia yang berujung anarkis, polisi sudah menetapkan enam orang tersangka terkait aksi anarkis tersebut. Aksi tersebut terjadi pada Sabtu (19/8) lalu di Timika Papua, tepatnya di Check Point 28.Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyebut saat ini pihaknya sudah menetapkan enam orang tersangka terkait aksi demo anarkis yang berujung pembakaran dan pengerusakan tersebut."Siang ini baru enam orang tersangkanya. Semuanya para perusuh," kata Boy saat dihubungi, Senin (21/8).Lebih lanjut, Boy menjelaskan bahwa enam orang tersangka tersebut adalah bekas karyawan PT Freeport Indonesia. Dan pihaknya saat masih terus melakukan pengembangan untuk bisa mencari tersangka lain."Iya, meraka (bekas karyawan) sudah ada enam. Kita masih terus mengembangkan lain, masih berjalan. Mudah-mudahan nambah terus," jelasnya.Boy pun menambahkan selain enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dirinya pun menyebut ada enam orang lagi yang mengarah sebagai tersangka atas kejadian tersebut."Ada lagi enam lagi, tapi belum kuat bukti masih didalami pemeriksaannya," pungkasnya.Diketahui, Ratusan karyawan PT Freeport melakukan aksi mogok. Mereka tidak hanya berunjuk rasa tetapi juga menyerbu Check Point 28, samping Bandara Mozes Kilangin Timika. Dalam aksi ini mereka membakar empat mobil milik PT Freeport Indonesia pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 14.20 WIT.Massa karyawan PT Freeport mogok mendirikan tenda di Check Point 28, tepatnya di perempatan jalan menuju Bandara Timika-Kwamki Lama dan akses menuju Tembagapura.Penyerangan ke Check Point 28 terjadi begitu cepat. Dengan cepat ratusan orang datang menyerbu, lalu membakar empat mobil, gardu listrik dan merusak pos sekuriti.Tidak itu saja, puluhan sepeda motor yang diparkir sekitar pos sekuriti Check Point 28 turut menjadi sasaran amukan massa.Massa karyawan PT Freeport mogok memblokade ruas jalan utama yang menghubungkan Pelabuhan Amamapare menuju Tembagapura.
Polda Papua tetapkan 6 eks pegawai tersangka demo rusuh di Freeport
Penyerangan ke Check Point 28 terjadi begitu cepat. Dengan cepat ratusan orang datang menyerbu, lalu membakar empat mobil, gardu listrik dan merusak pos sekuriti.
Rekomendasi