POGI: Vaksinasi Ibu Hamil Turut Berikan Kekebalan pada Janin

Atas dasar itulah, POGI merekomendasikan pemberian vaksin bagi ibu hamil. Paling lambat pemberian vaksin yakni pada usia kehamilan 33 minggu.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
POGI: Vaksinasi Ibu Hamil Turut Berikan Kekebalan pada Janin
Plasenta Wanita Hamil Lepas dari Rahim. ©2020 Merdeka.com

Perhimpunan Obstetri dan Ginekolog Indonesia (POGI) mendorong pemberian vaksin pada ibu hamil. Sekjen POGI, dr Budi Wiweko menyebutkan, vaksinasi pada ibu hamil akan ikut memberikan kekebalan pada janin.

"Vaksinasi ibu hamil apakah memberi kekebalan pada janin? Iya (memberi kekebalan pada janin)," kata dia, dalam konferensi pers daring, Jumat (2/7).

Menurut dia, secara teori dapat dijelaskan bahwa antibodi yang dihasilkan ibu dapat ditransmisikan kepada janin melalui plasenta. Karenanya vaksin yang diterima ibu akan turut melindungi janin.

"Secara teori seperti itu. Bahwa antibodi yang dihasilkan oleh ibu itu bisa ditransmisikan kepada janin melalui plasenta. Sehingga diharapkan vaksin bukan hanya memberikan perlindungan pada ibu juga pada janin," ujar dia.

Atas dasar itulah, POGI merekomendasikan pemberian vaksin bagi ibu hamil. Paling lambat pemberian vaksin yakni pada usia kehamilan 33 minggu.

"Salah satu rekomendasi yang kami keluarkan paling lambat 33 minggu itu sudah divaksin. Sehingga nanti ada efek perlindungan pada janinnya," terang dia

"Kami merekomendasikan vaksin itu di atas 12 minggu untuk menghindari risiko terhadap pembentukan organ janinnya. Walaupun di studi di Amerika dan di studi pada hewan aman," tandas dia.

Rekomendasi