Perempuan korban pencabulan sopir taksi online sedang hamil 2 bulan

Namun, bukan diantar ke tujuan Noviandi justru membawanya ke tempat sepi dan gelap. Usai melakukan aksi bejatnya, Noviandi menggondol telepon genggam jenis Iphone 6S milik ABK, namun dibuangnya.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Perempuan korban pencabulan sopir taksi online sedang hamil 2 bulan
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Pihak kepolisian menyebutkan, ABK (28) yang menjadi korban pencurian dan juga pelecehan seksual terhadap pelaku sopir taksi online bernama Angrizal Noviandi, mengaku sedang hamil. Bahkan, ucapan itu ia katakan kepada pelaku. Namun, pelaku tetap saja menggaulinya.

"Jadi sempat memaksa korban dan korban menyampaikan bahwa yang bersangkutan hamil dua bulan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/2).

Kata Argo, ABK saat itu hendak ke Bandara Soekarno Hatta dengan menumpangi taksi online yang dikendarai Noviandi. Dia memesan dari rumahnya di kawasan Bekasi.

Namun, bukan diantar ke tujuan Noviandi justru membawanya ke tempat sepi dan gelap. Usai melakukan aksi bejatnya, Noviandi menggondol telepon genggam jenis Iphone 6S milik ABK, namun dibuangnya.

"Ketika diminta untuk mencari dimana telepon genggam itu ia buang, AN lantas coba melarikan diri. Meski telah diberi tembakan peringatan, dia tidak menggubris dan tetap berupaya melarikan diri," ujarnya.

Atas dasar itu polisi pun terpaksa memberikan timah panas di kaki Noviandi.

"Sekarang sudah kita obati di Rumah Sakit Kramat Jati dan sekarang tinggal kita periksa," tutupnya.

Rekomendasi