Komplotan perampok gerai Indomaret di Pekanbaru menggunakan senjata mirip revolver dalam melakukan aksinya, Sabtu (23/6) sekitar pukul 05.40 Wib. Dua karyawan Indomaret 67 yang terletak di Jalan Imam Munandar atau Harapan Raya itu ditodong senjata api mirip revolver.
Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, dua korban yang sedang berjaga itu Ramana Sakti (22) dan Asbi Aidil Fitri (22) tak berdaya karena ditodong senjata.
"Kedua korban mengaku ditodong senjata mirip revolver, belum diketahui itu senjata api beneran atau tidak. Pelaku mengancam dan menyekap korban," kata Edy kepada merdeka.com.
Edy menjelaskan peristiwa itu terjadi begitu cepat. Saat itu Ramana dan Asbi sedang bekerja sebagai karyawan Indomaret tiba-tiba didatangi pengunjung.
"Satu pengunjung masuk ke dalam, dan 1 orang menyusul masuk ke Indomaret serta langsung menodongkan benda diduga senjata api jenis revolver. Kedua pelaku menyuruh korban menyerahkan uang dan Handphone," jelas Edy.
Setelah mengambil uang dari kasir dan ponsel kedua korban, pelaku menyuruh kedua korban untuk ke gudang belakang dan meminta menunjukkan dimana ruang CCTV. Setelah itu kedua korban diikat di lantai 2 toko Indomaret.
"Kemudian kedua pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian. Untuk kerugian belum dapat ditaksir, karena masih dicek," kata Edy.