Penikam Simpatisan Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Ditangkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, MM (48) ketika itu sedang berdiri di halte kawasan Palmerah Jakarta Pusat pada Sabtu (8/11) malam. Tiba-tiba dihampiri orang tidak dikenal (OTK) dan langsung menghunuskan senjata tajam ke arah tubuh korban.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Penikam Simpatisan Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Ditangkap Polisi
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Polisi menangkap pelaku penikaman terhadap seorang simpatisan salah satu pasangan calon (paslon) Wali Kota Makassar di kawasan Palmerah Jakarta Pusat. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat membenarkan penangkapan tersebut.

"Sudah. Rencana akan dirilis besok," singkat dia saat dikonfirmasi, Kamis (12/11).

Sebelumnya diberitakan, MM (48) ketika itu sedang berdiri di halte kawasan Palmerah Jakarta Pusat pada Sabtu (8/11) malam. Tiba-tiba dihampiri orang tidak dikenal (OTK) dan langsung menghunuskan senjata tajam ke arah tubuh korban.

Dari informasi yang diterima, MM malam itu berencana menyaksikan acara debat yang digelar salah satu televisi swasta di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat. Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan memutar rekaman CCTV untuk mengindentifikasi gambaran pelaku penusukan.

"Sudah berjalan penyidikannya memang kejadian di depan Kompas beberapa hari yang lalu. Dari hasil CCTV sudah ketahuan, sudah bisa diidentifikasi. Sudah bisa diidentifikasi untuk sementara ini dari data-data lengkapnya bersangkutan untuk pelakunya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (10/11).

Selain dari hasil pemeriksaan kamera Closed Circuit Television (CCTV), polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Dia menegaskan, pihaknya baru mengetahui pelaku penusukan atau penikam tersebut berjumlah satu orang.

"Baru satu yang kita bisa tahu pelaku penusukan sendiri itu sudah kita lihat langsung dari CCTV yang ada," tegasnya.

Rekomendasi