Pendaftaran bakal calon wali kota dibuka, KPU Palembang dijaga puluhan polisi

Di pertama hari pendaftaran, rencananya pasangan Mularis Djahri-Saidina Ali akan lebih dulu mendaftar. Namun, dikabarkan ditunda.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Pendaftaran bakal calon wali kota dibuka, KPU Palembang dijaga puluhan polisi
KPU Palembang. ©2018 Merdeka.com

Puluhan polisi mengamankan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang. Pengamanan ini dilakukan karena mulai hari ini pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Palembang mulai mendaftar sebagai peserta Pilkada Serentak 2018.

Diprediksi, ada tiga pasangan calon bakal mendaftarkan diri. Pantauan merdeka.com, puluhan polisi berjaga di depan kantor KPU di kawasan Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Senin (8/1). KPU menyiapkan empat unit tenda berikut ratusan kursi bagi pengunjung.

Di pertama hari pendaftaran, rencananya pasangan Mularis Djahri-Saidina Ali akan lebih dulu mendaftar. Namun, rencana itu dikabarkan ditunda.

Komisioner KPU Palembang, Firamon Sakti, mengungkapkan pendaftaran pasangan calon akan dibuka selama tiga hari 8-10 September. Dua hari pertama ditutup hingga pukul 16.00 WIB dan di hari terakhir ditutup hingga pukul 24.00 WIB.

"Kita siap kapan pun pasangan mau mendaftar selagi masih dalam waktu yang ditentukan. Mulai hari ini sudah dibuka," ungkap Firamon, Senin (8/1).

Terkait pembatalan pendaftaran Mularis Djahri-Saidina Ali yang diusung Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di hari pertama, Firamon enggan berkomentar. Menurutnya sejauh ini belum ada konfirmasi siapa saja yang bakal mendaftar.

"Kita tidak tahu soal itu, tidak ada keterangan resmi. Kami hanya menerima saja, tidak tahu siapa saja yang mendaftar," ujarnya.

Pilkada Palembang bakal diikuti tiga pasangan calon. Pertama, pasangan incumbent Harnojoyo-Fitrianti Agustinda yang diusung Partai Demokrat, PDIP, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Bulan Bintang. Lalu, ada nama Sarimuda-Abdul Rozak diusung tiga parpol, yakni Partai Gerindra, Nasdem, dan PKS. Pasangan lain adalah Mularis Djahri-Saidina Ali yang diusung Partai Golkar, Hanura, dan PPP.

Rekomendasi