Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemilu, Ketum PBNU Serukan Para Kiai Tak Rusak Kesatuan dan Fitnah

Pemilu, Ketum PBNU Serukan Para Kiai Tak Rusak Kesatuan dan Fitnah Ketua PBNU Said Aqil Siradj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketum PBNU Said Aqil Siradj bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara. Kurang lebih satu jam, Said Aqil bersama JK bertukar pikiran terkait Pemilu yang akan diselenggarakan pada 17 April agar bisa berjalan dengan aman dan damai.

"Kita tukar pikir bahwa bagaimana pemilu yang akan datang betul-betul berjalan dengan aman, damai," kata Said usai bertemu JK di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (10/1).

Salah satunya yang akan dilakukan NU untuk menjaga Pemilu tetap aman yaitu dengan para kiai NU memberikan pelajaran agar tidak merusak persatuan dan kesatuan. Serta tidak mengadu domba.

"Untuk pemilu, artinya tidak ada kiai NU yang memberikan pelajaran yang akan merusak kesatuan, fitnah, dan adu domba enggak ada. Jadi juru damai di mana-mana. Setiap saat, enggak ada pemilu, ada pemilu," tambah Said.

Dia mengatakan dalam pesta demokrasi boleh berbeda-beda pilihan. Tetapi kata dia tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

"Pemilu yang damai, sejuk, boleh beda pilihan boleh, tetap menjaga kesatuan dan persatuan. Tidak boleh pemilu faktor perpecahan," kata Said.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP