Pelajar dan PNS Purwakarta wajib bersih-bersih sebelum beraktivitas

Kegiatan ini merupakan instruksi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Diharapkan tumbuh kembali semangat gotong royong.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Pelajar dan PNS Purwakarta wajib bersih-bersih sebelum beraktivitas
Ilustrasi Anak Sekolah. ©2014 Merdeka.com

Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi mewajibkan pelajar dan pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah yang dipimpinnya untuk senantiasa membersihkan ruang kelas, halaman, serta ruang kerja bagi para PNS, sebelum belajar dan bekerja melayani masyarakat.Kegiatan bersih-bersih tersebut, terhitung diberlakukan hari ini, Kamis (8/10), dengan slogan Purwakarta Mewangi.Menurut Bupati Dedi, instruksi itu dikeluarkan agar para pelajar senantiasa terlatih dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Sehingga menjaga kebersihan menjadi rutinitas dan jadi kesadaran pribadi. Begitu juga untuk para pekerja di pemerintahan, Dedi berharap dengan ruangan dan halaman yang rapi bisa memberi kenyamanan saat bekerja dan melayani masyarakat."Karakter tanpa harus disuruh dan sadar akan pentingnya kebersihan bagi pelajar wajib ditanamkan dari sekarang, sehingga saat mereka tumbuh dan berada di masyarakat tak lagi harus dipaksa. Begitu juga Pegawai harus selalu menjaga kebersihan di sekitarnya." Kata Dedi.Kegiatan membersihkan ruang kelas bagi pelajar dan ruang kerja untuk para PNS tersebut, harus dilakukan selama 45 menit, sebelum memulai aktivitas dalam setiap harinya.Instruksi tersebut lanjut Dedi, wajib hukumnya, tanpa terkecuali. Dia juga akan terjun langsung ke lapangan di setiap harinya bersama pelajar dan pegawai untuk bersih-bersih."Tak ada alasan minimal dengan waktu 45 menit, sebelum aktivitas harus sudah rapi dan bersih," Lanjut Dedi.Adapun tujuan lain dari kebijakannya itu, Dedi berharap agar jiwa sosial dan gotong royong di antara individu dapat kembali tertanam, karena kegiatan tersebut bukanlah hal yang baru melainkan salah satu budaya dari leluhur yang telah turun temurun, namun kini dirasa mulai menghilang."Tujuannya selain kita merasa nyaman dengan keadaan di sekitar yang bersih, saya berharap bisa kembali membangun budaya gotong royong yang kini sudah jarang terlihat lagi," Jelas Dedi.

Rekomendasi