Pasien Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Corona

Pemerintah Kota Solo menyiapkan rumah sakit khusus yang akan menangani pasien kasus Covid-19, mengingat jumlah pasien yang dirawat semakin bertambah. RSUD Bung Karno di Kelurahan Mojo, Pasarkliwon disiapkan untuk mendampingi RSUD dr Moewardi yang saat ini menjadi rujukan utama penanganan Covid-19.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pasien Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Corona
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Pemerintah Kota Solo menyiapkan rumah sakit khusus yang akan menangani pasien kasus Covid-19, mengingat jumlah pasien yang dirawat semakin bertambah. RSUD Bung Karno di Kelurahan Mojo, Pasarkliwon disiapkan untuk mendampingi RSUD dr Moewardi yang saat ini menjadi rujukan utama penanganan Covid-19.

Berdasarkan data di situs resmi Pemprov Jateng, corona.jatengprov.go.id hingga Senin pukul 8.20 WIB, ada 26 orang yang masih menjalani perawatan. 17 pasien di RSUD dr Moewardi, 4 di antaranya positif Covid-19, 5 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RS dr Oen Solo dan 4 PDP di RS Kasih Ibu.

"RSUD Bung Karno kita siapkan menjadi pendamping RSUD dr Moewardi. Di sana kan belum menerima pasien BPJS, jadi belum seramai rumah sakit yang lain," ujar Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (Rudy), Senin (23/3).

Menurut Rudy, saat ini, selain RSUD dr Moewardi, ada 5 rumah sakit lain yang ditunjuk pemerintah menjadi rujukan Covid-19. Yakni RSUD Solo (Ngipang), RS dr Oen Kandangsapi, RS Kasih Ibu, RS PKU Muhammadiyah dan RST Slamet Riyadi (DKT). Dia menilai akan lebih baik mereka dirawat di RSUD dr Moewardi ditambah satu RS daerah.

Kendati demikian, pihaknya masih mencari solusi terkait minimnya tenaga medis untuk mengoperasikan RS baru tersebut. Saat ini dia mengaku tengah berkoordinasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Solo untuk memenuhi tenaga medis.

"Untuk tenaga medis yang sesuai kebutuhan kan kita belum punya. Dari swasta ingin membantu tenaga medisnya. Kita siap dengan catatan tenaga medisnya stand by tiga sif atau sesuai operasional RS, kita belum tau seperti apa," terangnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, menambahkan, RS khusus Corona tersebut dimungkinkan juga merawat PDP. Seperti halnya di Jakarta, yang telah menyiapkan Wisma Atlet untuk PDP.

"Kita mungkin bisa seperti di Jakarta yang menyiapkan Wisma Atlet. Dengan pengawasan tersentral, kita harapkan tidak ada PDP yang tidak tertangani," katanya.

Sekretaris Daerah Kota Solo itu juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan masalah Covid-19.

Rekomendasi