Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pascarusuh Manokwari, Jokowi Pantau Kondisi di Papua dan Papua Barat

Pascarusuh Manokwari, Jokowi Pantau Kondisi di Papua dan Papua Barat Jokowi Serahkan Nota Keuangan dan RUU APBN 2020 kepada DPR. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku terus memantau kondisi Papua dan Papua Barat, pascakerusuhan di Manokwari pada senin (19/8) kemarin. Informasi dia terima, di Manokwari dan Sorong sudah kondusif.

"Tadi pagi saya telpon pak Gubernur Mandacan di Papua Barat untuk tanyakan mengenai Manokwari seperti apa. Sudah baik, sorong seperti apa sudah baik," kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang Provinsi NTT, Rabu (21/8).

Setelah di Manokwari, unjuk rasa dilakukan sekelompok massa di Kabupaten Fakfak. Mereka juga mengecam persekusi mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur. Massa juga sempat membakar ratusan kios di Pasar Fakfak.

Jokowi mengaku sudah mendengar kabar itu dan memastikan kondisi saat itu sudah aman.

"Di Fakfak juga mulai terkondisikan baik semuanya," ujarnya.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke Papua. Kunjungan itu dalam rangka meresmikan Jembatan Holtekamp.

"Baru kita atur tetapi dalam rangka meresmikan Jembatan Holtekam. Mungkin awal-awal bulan depan (September)," ucap Jokowi.

Sebelumnya, kerusuhan di Manokwari, Papua berujung pembakaran Gedung DPRD Manokwari dan beberapa fasilitas umum. Tak hanya di Manokwari, unjuk rasa juga terjadi di Jayapura.

Kedua aksi ini ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP