Pakai Pembatas Plastik, Ojek Online di Solo Terapkan Protokol Kesehatan

Seiring diberlakukannya tatanan kehidupan baru alias new normal, para pelaku industri mulai menyesuaikan diri. Mereka mulai menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pakai Pembatas Plastik, Ojek Online di Solo Terapkan Protokol Kesehatan
Ojek Online di Solo pakai pembatas plastik. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Seiring diberlakukannya tatanan kehidupan baru alias new normal, para pelaku industri mulai menyesuaikan diri. Mereka mulai menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu perusahaan transportasi berbasis daring atau ojek online. Mereka menggunakan plastik pembatas antara pengendara dan penumpang. Penggunaan plastik tersebut dilakukan oleh Grab Indonesia, di Solo. Mereka memperkenalkan fasilitas baru tersebut kepada masyarakat dan Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, di Balai Kota Solo, Senin (8/6).

"Kami namakan 'Grab Protect'. Grab protect ini kami luncurkan untuk memfasilitasi masyarakat yang memang di harus kan beraktivitas di luar rumah dan membutuhkan tumpangan transportasi online," ujar Cluster Lead Grab Soloraya, Adithiya Kundhala.

Menurut dia, saat ini terdapat 80 mobil dan 30 sepeda motor yang telah dilengkapi dengan alat separator tersebut. Harapannya sekat plastik tersebut bisa meningkatkan rasa aman bagi penumpang maupun driver ojek online.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengapresiasi langkah tersebut. Namun ia tetap meminta kepada penumpang dan pengemudi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya dengan mengenakan masker maupun hand sanitizer.

"Yang paling utama pakai masker. Sukur-sukur menggunakan helmnya sendiri," katanya.

Dengan helm milik sendiri, tidak ada kekhawatiran akan tertular virus corona. Kepada masyarakat, pria yang akrab disapa Rudy itu minta agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan, di manapun berada.

Rekomendasi