Muncul Kasus Pemerkosaan di Pesantren Bandung, Kemenag Ambil Langkah Pindahkan Santri

Adapun kasus itu mulai terungkap sejak adanya laporan sekitar bulan Mei 2021 ke Polda Jawa Barat. Setelah itu, laporan tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penyidikan hingga berkas perkara lengkap dan dilimpahkan ke kejaksaan.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Muncul Kasus Pemerkosaan di Pesantren Bandung, Kemenag Ambil Langkah Pindahkan Santri
Ilustrasi Pemerkosaan. istimewa ©2013 Merdeka.com

Sebanyak 12 santriwati pesantren di kawasan Cibiru, Bandung diperkosa gurunya yang mengajar di pesantren itu. Pemerkosaan berujung kehamilan tujuh santri hingga melahirkan 9 anak.

Menyikapi kejadian itu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung telah memindahkan seluruh santriwati dari pesantren tersebut. Pemindahan dilakukan untuk memberi perlindungan baik secara fisik maupun psikologis kepada para santri.

Kepala Kemenag Kota Bandung Tedi Ahmad Junaedi di Bandung, Jawa Barat, menjelaskan total 35 orang santriwati yang terdaftar di pesantren itu.

"Kita rapat dengan provinsi dan seluruh pokja PKPPS berkoordinasi siapa yang akan menampung 35 anak. Walaupun keputusannya tetap itu tergantung kepada anak. Sebagian besar anak mau ke sekolah formal," kata Tedi di Bandung, Jawa Barat. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (9/12).

Ia mengungkapkan, saat rapat dengan DP3A Jawa Barat dan Polda Jabar, Kemenag ikut melaksanakan pendampingan terhadap kasus tersebut secara proporsional.

"Kasus kriminalnya ditangani oleh Polda Jabar, psikologi anak oleh Dinas DP3A, dan Kemenag membina dan menangani kelembagaan serta kelanjutan pendidikan anak-anak tersebut," kata dia.

Adapun kasus itu mulai terungkap sejak adanya laporan sekitar bulan Mei 2021 ke Polda Jawa Barat. Setelah itu, laporan tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penyidikan hingga berkas perkara lengkap dan dilimpahkan ke kejaksaan.

Dari kasus tersebut, diketahui HW melakukan tindakan asusila kepada 12 orang santriwati. Dari aksi tidak terpuji itu, para santri mengalami kehamilan hingga melahirkan beberapa orang anak.

Rekomendasi