Terminal Tirtonadi Solo memberlakukan tes GeNose untuk para penumpang bus yang turun di terminal tipe A tersebut. Tes GeNose diberlakukan secara acak bagi penumpang yang datang dari luar provinsi.
"Kami antisipasi awal mulai hari ini untuk penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP). Kita acak 10 orang per hari," ujar Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, Senin (12/4).
Joko mengatakan, simulasi tes GeNose tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi awal menjelang diberlakukan larangan mudik tanggal 6-17 Mei 2021. Kegiatan tersebut, lanjut Joko, sekaligus untuk menghambat penyebaran Covid-19 di Solo Raya.
"Kita antisipasi di awal karena sudah banyak yang pulang ke Solo. Kita lakukan cek GeNose gratis," katanya.
Untuk selanjutnya, pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Sembari menunggu kebijakan pusat, pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan di terminal.
Berdasarkan pantauan di terminal, pemeriksaan GeNose dilakukan di sebuah posko yang terletak di dekat pintu masuk utama. Para penumpang luar provinsi harus mendaftar terlebih dahulu sebelum dilakukan tes GeNose oleh petugas.
"Untuk yang hasilnya reaktif nanti kita isolasi dulu di ruang belakang. Terkait tindak lanjut, dikarantina atau ke rumah sakit, nanti kita serahkan ke Gugus Tugas Covid-19 ada penjemputan," katanya,
Sri Wahyuni salah satu penumpang menyambut baik tes GeNose gratis yang dilakukan di Tirtonadi. Penumpang bus Putra Remaja jurusan Lampung - Solo itu mengaku baru pertama kali menjalani tes GeNose. Meski terlihat canggung ia mengaku tidak takut dan senang menjalaninya.
"Alhamdulillah bagus, hasilnya saya sama adik saya negatif. Ini penting, bagus buat kesehatan," katanya.