Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MUI: Paket Valentine isi cokelat dan kondom buat zina merajalela

MUI: Paket Valentine isi cokelat dan kondom buat zina merajalela Ilustrasi kondom. ©shutterstock.com/Theos

Merdeka.com - Paket hadiah Valentine berisi cokelat dan kondom sebagaimana yang sedang ramai dibicarakan di dunia maya dinilai akan membuat perzinaan merajalela. Karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang meminta, masyarakat untuk menolak atau menghindari segala bentuk upaya penyebarannya.

Ketua MUI Kota Malang, KH Baidlowi Muslih kepada merdeka.com mengungkapkan, bahwa pemberian hadiah dalam bentuk kondom jelas mengarah untuk digunakan sebagai alat perzinaan.

"Karena kondom ini kalau dijadikan hadiah jelas akan mengarah pada perbuatan zina, karena bisa berbuat zina dengan alat kondom tadi," kata Baidlowi Muslih di Malang, Kamis (5/2/2015).

"Kondom ini kan alat yang dipakai untuk mencegah kehamilan, digunakan oleh orang-orang tertentu dalam perbuatan zina tadi. Maka jelas dari hukum agama dilarang atau haram," sambungnya.

Sebelumnya, ramai dibicarakan tentang adanya paket hadiah berupa dua batang cokelat yang digabungkan dengan kondom. Paket hadiah tersebut diduga ada yang dibagikan sebagai hadiah dan dijual di minimarket-minimarket di sekitar Malang.

Kendati dari sisi bisnis akan sangat menguntungkan bagi penjualnya, tetapi akan mendatangkan kemudharatan sehingga wajib hukumnya untuk ditinggalkan.

"Dalam agama, ada kaidah menolak kejahatan itu lebih diutamakan daripada mengambil keuntungannya. Keuntungannya memang ada dari pihak-pihak tertentu, dagangannya laku dan sebagainya, tapi karena membawa pada mudarat, maka mudarat itu harus ditolak," tegasnya.

Setiap muslim, kata Muslih diharamkan memakai atau mengenakan atribut serta simbol-simbol tertentu yang mencerminkan bentuk penyerupaan diri (tasyabbuh) dengan syiar agama lain. Berdasar pengertian tersebut maka merayakan hari Kasih Sayang jelas dilarang dari sudut agama Islam.

"Ini dari sudut agama jelas akan membawa mudarat yang besar, merajalelanya perzinaan," ungkapnya.

Sementara itu dari hasil penelusuran merdeka.com di beberapa supermarket, memang sedang banyak menyediakan paket untuk hadiah valentine. Namun tidak ditemukan adanya paket yang dilengkapi kondom sebagaimana yang tersebar di internet. Ditemukan di beberapa lokasi, paket hadiah yang dilengkapi bunga, bahkan dijual secara bundle digabung dengan buku 'Mantan Pacar'.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP