Menunggu langkah konkret polisi bawa pulang Habib Rizieq dari Saudi
Merdeka.com - Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab kini menjadi orang paling diburu Kepolisian RI. Ia menyandang status tersangka kasus pornografi usai obrolannya dengan Firza Husein terkuak.
Namun, status tersangka Habib Rizieq tidak serta merta membuat penyidik Kepolisian sekonyong-konyong langsung bisa mengamankannya. Sang habib tengah berada di negeri penghasil minyak atau Saudi Arabia. Ia disebut-sebut sedang melaksanakan ibadah umrah.
Keberadaan Rizieq di Saudi diketahui setelah sebelumnya tersiar kabar simpang siur akan keberadaan dirinya. Ia sempat dikabarkan berada di Kuala Lumpur dalam rangka melanjutkan studinya yang sempat tertundda akibat pemeriksaan sejumlah kasus di tanah air.
Sementara itu, karena berada di luar negeri, maka ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan penyidik untuk membawa pulang si tersangka. Dalam kasus ini, penyidik tentu saja membutuhkan Red Notice dari interpol.
Selama menunggu diterbitkannya Red Notice oleh interpol, Polri pun mengimbau Habib Rizieq untuk segera pulang ke tanah air dan menyelesaikan kasus pidananya secara gentlement. Polri mengaku tak ingin sampai menjemput paksa sang habib.
"Kita sampai saat ini belum akan melakukan hal itu, prosesnya sedang berjalan, tunggu saja hasilnya nanti, akan segera kita umumkan," ujar Iriawan saat meninjau jalur mudik di Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/6).
Dia juga menegaskan bahwa red notice terhadap pimpinan FPI itu juga belum dikeluarkan oleh pihak Interpol. "Red notice belum keluar dari Interpol, intinya kita menunggu, kita tidak bisa mengintervensi. Kita juga tidak bisa meminta, ya tergantung Interpol nanti mengkaji pengajuan kita ya." (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya