Menpora ingin Liga Santri Nusantara lahirkan pesepak bola yang mendunia

Menurut Menpora, pada tahun 2016 liga santri diputar awalnya banyak yang melihat sebelah mata. Namun dia bersyukur tahun ini sudah ada sekitar 1024 pesantren yang ikut LSN.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menpora ingin Liga Santri Nusantara lahirkan pesepak bola yang mendunia
Menpora Imam Nahrawi membuka Sub Regional 1 Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 di Lapangan Merdeka, Kr. ©2018 Merdeka.com

Menpora Imam Nahrawi membuka Sub Regional 1 Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 di Lapangan Merdeka, Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Jumat (14/4) kemarin. Menpora ingin dari Liga Santri ini, dan dari Krui ini bisa melahirkan pemain untuk Timnas Sepakbola Indonesia dan bisa mendunia.

"Liga santri ini ide dasarnya bahwa kita melihat santri adalah komunitas atau kader yang kuat secara mental dan spiritual serta memiliki potensi dan kemampuan olahraga khususnya sepak bola," katanya.

Menurutnya, pada tahun 2016 liga santri diputar awalnya banyak yang melihat sebelah mata. Namun dia bersyukur tahun ini sudah ada sekitar 1024 pesantren yang ikut LSN.

"Saya ingin dari Krui dan LSN ini bisa lahir Egy Maulana Vikri baru sebagai salah satu pemain kebanggaan Indonesia yang dikontrak di klub Portugal," katanya.

Sub Regional 1 Lampung ini diikuti sebanyak 20 Pondok Pesantren. Kegiatan ini menjadi wahana bagi para pelatih dan para talent scouting untuk melihat talenta yang betul-betul banyak dan berada di mana-mana, tidak hanya di sekolah tapi juga di pesantren.

"Tolong para pelatih pantau, lihat dan kalau memang secara objektif memungkinkan untuk menjadi bagian dari skuad timnas silakan. Saya tidak membatasi pelatih timnas nanti untuk melihat potensi yang ada di liga pelajar berjenjang baik yang diselenggarakan Kemendikbud, Kemenpora tolong pantau dengan baik dan angkat dan promosikan mereka dengan baik," harapnya.

Rekomendasi