Menko Polhukam lapor ke Jokowi terduga Santoso ditembak mati
Merdeka.com - Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi menjelaskan Presiden Joko Widodo telah mendapatkan laporan terkait baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso yang menewaskan dua orang, Senin (18/7) sore. Menurut Johan, Menko Polhukam Luhut Pandjaitan yang melaporkan hal ini ke Presiden Jokowi.
"Setengah jam lalu, Pak Menko Polhukam telah melapor ke Presiden mengenai kontak senjata di Poso dengan Satgas Tinombala," kata Johan saat dihubungi, Senin (18/7).
Johan menjelaskan Presiden Jokowi juga telah mendapatkan laporan bahwa satu dari dua orang yang tewas tersebut memang memiliki ciri seperti Santoso.
"Ada 5 yang dilumpuhkan, salah satunya berciri-ciri seperti Santoso. Salah satu mayatnya itu ada tahi lalatnya. Tahi lalat ini seperti ciri-ciri Santoso," katanya.
Johan menjelaskan baku tembak tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wib. Saat ini, kata dia, jenazah kedua orang yang tewas tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara, Palu untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Baku tembak itu dilaporkan terjadi pada pukul 17.00. Sekarang mayat tersebut dibawa ke Palu untuk proses identifikasi. Presiden sudah mendapat laporan itu," ujarnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya