Haji Ramah Lansia menjadi tagline penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mendukung kebijakan meniadakan kuota bagi pendamping jemaah lansia. Dia mengusulkan, agar jemaah yang sukarela menjadi pendamping, diberikan insentif.
Pernyataan itu disampaikan Muhadjir saat mengunjungi Kantor Urusan Haji Indonesia di Madinah, Sabtu (3/6). Muhadjir melakukan kunjungan kerja ke Makkah dan Madinah untuk mengecek persiapan pelaksanaan haji dan layanan yang diberikan petugas kepada jemaah Indonesia.
Soal haji ramah lansia, Muhadjir mengaku melihat sendiri, banyak jemaah yang secara sukarela menjadi pendamping jemaah sepuh. Meskipun, mereka bukan keluarga.
Dan itu saya kira bagus. Saya usul sebaiknya Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada mereka yang dengan sukarela mendampingi, memberikan pelayanan dengan temannya terutama yang satu daerah yang lansia itu," kata Muhadjir.
Saat berada di Makkah, Muhadjir bertemu dengan rombongan jemaah lansia yang didampingi oleh sesama jemaah yang berusia muda.
"Itu saya kira bagus, mungkin nanti perlu dikembangkan juga oleh penyelenggaraan haji ini untuk memberikan semacam insentif, apalah gitu, untuk mereka yang bersedia menjadi pendamping," imbuhnya.
Memprioritaskan jemaah lansia untuk diberangkatkan ke Tanah Suci, kata Muhadjir, memang harus dilakukan agar mereka tidak terlalu lama menunggu. Saat ini, masa tunggu rata-rata lansia yang berangkat di atas 10 tahun.
"Karena lansia semakin ditunda semakin membebani kita. Kasihan mereka kalai tidak diberi kesempatan untuk haji. Mumpung masih mungkin. Dengan segala fasilitas yang harus kita siapkan," kata Muhadjir.
Satu hal yang menjadi catatan Muhadjir adalah belum maksimalnya fasilitas untuk jemaah difabel. Padahal, lansia juga bisa dikategorikan sebagai difabel. Dia mencontohkan terkait pemakaian lift. Mestinya diprioritaskan kepada mereka yang lansia dan difabel.
"Itu mungkin nanti juga kita jadikan agenda untuk dibahas untuk penyelenggaraan haji tahun depan," pungkasnya.