Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Sanusi, politikus Gerindra paling vokal di DPRD diciduk KPK

Mengenal Sanusi, politikus Gerindra paling vokal di DPRD diciduk KPK Mohamad Sanusi. ©2016 mohamadsanusi.com

Merdeka.com - Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DKI, Mohammad Sanusi, diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tadi malam. Tak cuma diamankan, ruangan kerjanya juga digeledah dan kini disegel.

Belum jelas kasus apa yang tengah diselidiki KPK hingga menyeret nama Sanusi. KPK belum memberikan penjelasan.

Diamankannya Sanusi oleh penyidik KPK sudah didengar Partai Gerindra. Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasco memastikan akan memberikan advokasi untuk Sanusi, namun bila menjadi tersangka akan dicopot dari keanggotaannya.

"Kalau yang bersangkutan jadi tersangka tentu kita akan tegas dengan memberikan sanksi pencopotan keanggotaan," ujar Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasco kepada merdeka.com, Jumat (1/4).

Lalu seperti apa sosok pria yang ikut penjaringan bakal calon gubernur DKI di Pilgub 2017 ini?

Dikutip dari website resminya, mohamadsanusi.com, pria kelahiran Jakarta tahun 1970 ini memang menghabiskan waktunya di Ibu Kota. Dia sarjana Fakultas Teknik Sipil jebolan Institut Sains & Teknologi Nasional, Jakarta pada 1995.

Semasa kuliah, Sanusi sudah aktif di berbagai organisasi mahasiswa. Bahkan dia pernah terpilih menjadi Ketua Bidang Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Seluruh Indonesia Regional Wilayah Jabodetabek – Lampung.

Segudang pengalaman di organisasi mahasiswa menjadi bekal untuk terjun ke dunia politik. Dia pernah menjadi Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) DKI Jakarta pada 2002. Kemudian pada 2011 menjabat Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DKI Jakarta hingga saat ini.

Di Pilgub DKI 2012 lalu, Sanusi juga turut andil menjadi tim kampanye pasangan Jokowi-Ahok. Seperti diketahui, pada Pilgub DKI 2012 lalu, Gerindra mengusung Basuki Tjahaja Purnama yang berpasangan dengan Joko Widodo yang diusung PDIP. Pria bertubuh tinggi ini juga pernah memegang jabatan Bendahara DPD Partai Gerindra DKI Jakarta hingga berakhir pada 2014 lalu.

Sebelum menghabiskan banyak waktu di politik, Sanusi memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang properti. Ini periode kedua buatnya menduduki kursi empuk di DPRD DKI. Periode 2014-2019, Sanusi menjadi Ketua Komisi D (komisi pembangunan).

Setahun duduk di DPRD DKI, Sanusi mencoba peruntungan menjadi calon gubernur DKI Jakarta di Pilgub DKI 2017. Pria yang akrab disapa Bang Uci ini ikut dalam penjaringan calon gubernur DKI yang diadakan Partai Gerindra.

"Hal menarik saat ini, baru kali ini DPD DKI memberikan ruang," terang Sanusi di Hotel Sari Pan Pasific, Selasa (27/1).

Dia menilai butuh sosok baru untuk mengubah wajah Jakarta. Dia melihat pemimpin Jakarta saat itu terlalu powerful dan sok merasa semua bisa.

"Pemimpin saat ini kurang merasa. Di DKI harus mencari orang yang bisa merasa. Bukan hanya merasa bisa," sindirnya.

Dia merasa sangat siap jika hasil penjaringan memutuskan dirinya yang diusung Gerindra melawan Ahok. Tapi sebaliknya dia tak masalah bila tak terpilih.

"Kesiapan saya secara pribadi, tapi menerima bila partai menunjuk pilihan lain," pungkasnya.

Kini Sanusi masih menjalani pemeriksaan KPK. Akankah politikus Gerindra yang dikenal vokal di DPRD DKI ini akan menjadi tersangka? KPK akan memberikan keterangan siang nanti.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP