Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengkritik nama yang digunakan Basarnas (Badan SAR Nasional). Sebab akronim Basarnas mengandung campuran bahasa Indonesia dan bahasa asing. Mega akan meminta Presiden Jokowi mengubah nama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP)."Waktu saya datang saya langsung tanya ke Pak Marsekal (Kepala Basarnas Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo), Basarnas itu apa (kepanjangannya)? Dia bilang Badan Search and Rescue Nasional. Buat saya itu tidak cocok. Kenapa Basarnas, ini kan gado-gado yah," kata Megawati dalam pidatonya di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Rabu, (24/8).Presiden RI kelima itu menilai seharusnya nama Basarnas diganti menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP). Bahkan, Megawati berencana untuk meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengganti nama Basarnas menjadi BNPP."Sebagai Ketua Umum PDIP saya ingin ingin membuat MoU antara Basarnas atau BNP, kan bingung kan, ngomongnya masih bingung. Nanti saya ngomong Sama Pak Jokowi kalau begitu," ujar Megawati.Mega mengungkapkan, pengubahan nama Basarnas itu sudah dibahas di DPR untuk berubah menjadi BNPP. "Jadi menurut anak saya yang di DPR, sudah ubah nama Basarnas-nya," tambah Megawati.Dalam pidatonya, Megawati juga menceritakan perjalanan dirinya saat menjadi Wakil presiden, dirinya mengaku yang membuat Basarnas menjadi lembaga non kementerian yang langsung bertanggungjawab ke Presiden. Sebab, kala itu, tengah terjadi berbagai bencana dan konflik."Dulu (Basarnas) masih subdirektorat, saya berpikir juga saya bingung, kalau bicara lewat kementerian, itu harusnya gabungan dari Kementerian. Makanya saya bilang ke presiden, kalau kaya gini korban akan lebih banyak berjatuhan, lalu berdirilah lembaga ini," cerita Megawati."Kita ini ketika menjadi kalangan elit lalu seringkali timbul sektoral yang masing-masing merasa saya harus lebih dulu dari yang lain. Itu usul saya ke presiden, jadi usulan Wapres semua harus jadi badan jadi bisa langsung diawasi oleh Presiden," lanjut Megawati.Tak hanya itu, Megawati juga menuturkan, dirinya yang membentuk lembaga Badan Narkotika Nasional (BNN) yang hingga saat ini terus memerangi peredaran narkotika di Indonesia."Satu badan lagi yg saya buat itu BNN. Alhamdulillah saya lihat makin hari makin baik meskipun kita sadar, manusia tidak sempurna jadi harus memperbaiki kekurangan yang ada," tutup Megawati.
Megawati akan minta Jokowi ubah nama Basarnas jadi BNPP
Mega menilai nama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) lebih tepat.
Advertisement
Rekomendasi