Merdeka.com tersedia di Google Play


Mangkir, Wabup Bogor mengaku sedang bersama Megawati di Bali

Reporter : Ilham Kusmayadi | Kamis, 23 Mei 2013 22:33


Mangkir, Wabup Bogor mengaku sedang bersama Megawati di Bali
film porno. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Jawa Barat (Jabar) akan membuat surat panggilan kedua kepada Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (KF), tersangka kasus dugaan penyebaran video mesum mirip Rudi Harsa Tanaya (RHT), mantan Ketua DPD PDIP Jabar. Karyawan sendiri mangkir karena sedang berada di luar kota.

"Dikarenakan hari ini tidak memenuhi panggilan, kita akan melayangkan surat panggilan yang kedua setelah 7 hari surat panggilan pertama dilayangkan, jika panggilan kedua tidak dipenuhi juga kita akan layangkan surat panggilan ketiga dilengkapi surat perintah membawa tersangka," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dihubungi, Kamis (23/5).

Menurutnya yang bersangkutan, harusnya hari ini menjalani pemeriksaan pertama, sejak ditetapkannya sebagai tersangka pada Senin (20/5). "Ya harusnya hari ini, tapi dia (KF) mengirimkan surat karena sedang di luar kota memohon penangguhan pemanggilan berikutnya," kata Kombes Pol Martinus.

Lebih lanjut ia menjelaskan, alasan baru menetapkan tersangka sekarang ini, berdasarkan hasil pengembangan terhadap beberapa saksi dan satu orang tersangka berinisial IL yang kasusnya dilimpahkan ke pengadilan dan sudah vonis.

"Ini semua kan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan terhadap 10 saksi dan satu orang tersangka," katanya.

Pihaknya membantah bahwa mencuatnya kembali kasus ini dikarenakan adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu khususnya lawan-lawan politiknya KF, karena dilakukan saat menjelang Pilkada Bupati Bogor, September mendatang.

"Wah itu bukan pertanyaan, jangan curiga dulu lah. Ini murni hasil pengembangan penyidikan, sehingga KF baru bisa ditetapkan tersangka," ujarnya.

Sementara itu KF saat dihubungi tidak mengangkat teleponnya, namun saat di layangkan pesan singkat KF menjawab sedang berada di Bali bersama Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri. "Abdi keur di Bali sareng bu Mega," ujarnya kepada wartawan di Bogor dalam bahasa sunda.

Sekadar diketahui, video mesum mirip RHT yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar dengan seorang mahasiswi asal Bogor berinisial LM di Bandung merebak sekitar tahun 2010 lalu. Film berdurasi lima menit itu sengaja dikirim seseorang ke DPP PDI-P disertai surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Pengirimnya tertulis Juliana Putri Ningrum, tertanggal 6 Desember 2010. Surat tersebut tanpa tanda tangan. Rudy yang tidak terima penyebaran video itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat.

[hhw]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Skandal PNS, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Skandal PNS.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Conte: Juventus menjaga kehormatan sepak bola Italia
  • 5 Fakta kasus anak SD di OKU dihukum telanjang oleh guru
  • Lima bintang porno transgender paling menggoda syahwat
  • Siapa capres jadi korban poros baru bentukan SBY?
  • Penerbitan Beleid jaminan produk halal tak bisa ditunda
  • 5 Alasan yang bisa jelaskan Aceng Fikri lolos ke Senayan
  • Vidi Aldiano sakit hati saat pertama menetap di Inggris
  • 5 Cawapres ini galau tunggu dipinang capres
  • 50 Tahun, Nia Daniati tetap cantik
  • Manuver Prabowo cari cawapres
  • SHOW MORE