Luhut Pegang 5 Jabatan, Pengamat Sebut 'Jadi Superman Tidak Selalu Baik

Banyaknya jabatan Luhut mengamini julukan yang diberikan publik sebagai menteri segala urusan.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Luhut Pegang 5 Jabatan, Pengamat Sebut 'Jadi Superman Tidak Selalu Baik
Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Ini merupakan jabatan kelima yang dipercayakan Jokowi kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, banyaknya jabatan Luhut mengamini julukan yang diberikan publik sebagai menteri segala urusan.

"Kelihatannya pendapat masyarakat tentang LBP menteri segala urusan mendekati kebenaran. Dengan banyaknya posisi dan jabatan di tangannya. Menjadikan LBP memiliki julukan sendiri dari masyarakat," ujar Ujang saat dihubungi, Selasa (21/9).

Menurut Ujang tidak baik bila Luhut menjadi seorang 'superman'. Distribusi kekuasaan dan jabatan tidak baik dipegang hanya oleh satu orang. Seolah tidak ada lagi tokoh yang menjabat.

"Tak baik jika distribusi kekuasaan atau jabatan berada di tangan satu orang. Seolah-olah orang tersebut superman. Dan seolah-olah tak ada lagi orang hebat di republik ini," kata Ujang.

Seharusnya, menurut Ujang, Presiden Joko Widodo memberi kesempatan kepada tokoh selain Luhut untuk mengelola negara. Ia yakin masih banyak orang hebat di Indonesia.

"Banyak orang hebat di republik ini. Mestinya beri mereka kesempatan untuk mengelola negara dengan cara-cara yang benar," katanya.

Berikut jabatan yang sedang dan pernah diemban Luhut:

1. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi
2. Wakil Ketua Komite KPC-PEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional)
3. Koordinator PPKM Jawa-Bali
4. Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional (DPTPDPN)
5.Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)

Sebelumnya, Luhut juga pernah menjabat

Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan Menteri Sementara (Ad Interim) pengganti Menkopolhukam, Menteri ESDM, Menhub dan Menteri KKP. Saat itu, Luhut sudah menjabat sebagai Menko Marves.

Rekomendasi