Lokasi Pemondokan Jemaah Haji Asal Solo dan DIY di Jarwal Dekat Masjidil Haram
Merdeka.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menjanjikan pelayanan ibadah di tanah suci tahun ini lebih baik. Para jemaah calon haji akan ditempatkan di maktab atau pemondokan yang berada di satu wilayah Jarwal. Pembagian maktab juga berdasarkan zonasi wilayah.
Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Jemaah Haji PPIH Embarkasi Solo, Afief Mundzir mengatakan inovasi Kementerian Agama tersebut akan menguntungkan jemaah. Apalagi lokasi maktab tak jauh dari Masjidil Haram.
"Mulai tahun ini maktab dibagi berdasarkan zonasi wilayah. Kalau sebelumnya berdasarkan kloter. Jemaah asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berada di Jarwal," ujar Afief Selasa (18/6).
Lokasi maktab itu, kata Afief tak jauh dari Masjidil Haram, sehingga jemaah tak butuh waktu lama untuk menuju ke sana. Dengan inovasi tersebut diharapkan permasalahan jemaah yang nyasar, ketinggalan bus atau lupa maktabnya bisa berkurang.
"Jadi misalnya ada yang nyasar tinggal bilang dari Solo. Nanti sudah ada petugas yang mengantarkan ke Jarwal," terangnya.
Tak hanya kenyamanan pemondokan, Kemenag juga berjanji untuk menyediakan konsumsi dengan menu khas Indonesia. Sehingga tidak ada lagi jemaah yang bermasalah dengan menu masakan Timur Tengah.
"Dalam sehari paling tidak ada berapa kali makanan khas Indonesia. Biasanya disesuaikan dengan embarkasi asal. Kalau Solo menunya ya gudeg, kalau dari Medan ya masakan Sumatera," jelasnya.
Lebih lanjut Afief menerangkan, Embarkasi Solo akan memberangkatkan 34.861 jemaah asal Jawa Tengah dan DIY. Untuk kloter pertama akan masuk Asrama Haji Donohudan pada 6 Juli 2019.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya