Pekerja bangunan berinisial RR (43), hampir menjadi bulan-bulanan warga Jalan Masjid Gang Mandor, RT02/03, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. RR, diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang juga warga setempat.
Ketua RT setempat Ahmad Yani, menerangkan, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dan menyerahkan pekerja bangunan itu ke pihak berwajib. Dia menyebutkan, kalau warga yang berkumpul sempat geram dengan urah pelaku.
"Saya tahu setelah mendapat laporan dari orangtuanya. Kejadian (pemerkosaan) itu hari Jumat. Dikasih tahu atau laporan ke saya hari senin 28 Februari. Jadi ketangkapnya hari Senin, karena menunggu korban siuman," jelas Ahmad Yani, ketua RT yang juga paman korban, Rabu (2/3).
Berdasarkan cerita orangtua, korban anak berinisial H, sampai tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulutnya setelah tindak asusila yang dialami korban. Sebab berdasarkan pengakuan korban dia sempat diberikan minuman oleh pelaku.
"Dikasih minuman, entah dicampur obat jadi mulutnya sempat berbusa. Pelaku itu pekerja bangunan biasanya anak-anak main di lokasi," terang dia.
Yani menegaskan, perbuatan asusila yang dilakukan pelaku itu terjadi pada Jumat 25 Februari kemarin. Selanjutnya, setelah sampai di rumah korban sekitar pukul 18.00 WIB korban mengeluarkan busa dari mulutnya.
"Kata orangtuanya, pertama keluar busa dari mulutnya. Ibunya bersihkan badannya tapi baju kotor semua ibunya curiga, akhirnya diperiksa, dibawa rumah sakit, diobatin. Setelah agak sadar ditanya kenapa-kenapa akhirnya laporan ke saya mengaku dia digituin (perkosa) sama orang," jelas dia.
Selanjutnya, Ahmad Yani memanggil pihak P2TP2A dan meminta sang anak menunjukkan pelaku kuli bangunan yang telah berbuat asusila tersebut.
"Saya panggil Satgas perlindungan anak kelurahan. Sama dia (korban) ke tempat lokasi, bareng tokoh masyarakat supaya enggak terjadi apa-apa. Sekarang lagi ikut sama orang tuanya diperiksa di Polres. Pelaku pekerja bangunan," kata dia.