Perampokan disertai kekerasan di wilayah Sumatera Selatan kembali terjadi. Selain membawa kabur uang, pelaku juga menembak dua korban, satu diantaranya tewas di tempat.Korban adalah Hermanto (47), warga Kebun Kopi, Kecamatan Kota Baru, Jambi. Dia tewas dengan luka tembakan di bagian rahang. Sedangkan temannya, Truno Hadi (38) warga yang sama, mengalami luka tembakan di tangan kiri.Informasi dihimpun, perampokan tersebut terjadi saat kedua korban menawarkan rokok di warung milik Asri di Dusun 4, Desa Muara Saling, Kecamatan Saling, Empat Lawang, Selasa (21/3) sore. Mereka mengendarai mobil boks Daihatsu putih nomor polisi BH 9312 AT.Tiba-tiba, enam pelaku tak dikenal karena memakai penutup wajah datang dengan mengendarai tiga sepeda motor. Para pelaku langsung meminta paksa uang ke korban Truno Hadi sambil menodongkan senjata api. Korban Truno berhasil melarikan diri meski terkena tembakan di tangan.Sasaran lepas, para pelaku mendekati korban Hermanto yang berada di belakang mobil untuk mengecek rokok. Lantas, pelaku menembak korban yang mengenai rahang dan tewas di lokasi kejadian.
Kemudian, pelaku mengambil uang penjualan rokok sebesar Rp 30 juta dari tas milik korban dan kabur setelah warga berkerumun.Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro membenarkan peristiwa itu. Kini pihaknya tengah menyelidiki kasusnya dengan meminta keterangan saksi korban dan warga setempat."Benar, ada dua korban dirampok enam pelaku tak dikenal, satu korban tewas dan satunya luka di pergelangan tangan, juga kena tembakan," ungkap Bayu, Rabu (22/3).Untuk penyelidikan awal, penyidik akan melakukan autopsi jasad korban dengan tujuan mencari proyektil di tubuhnya. Pihaknya mengimbau warga lebih waspada karena aksi kejahatan bisa terjadi di siang hari dan sekitar pemukiman."Untuk mencegahnya, kami lebih rutin menggelar razia di jalanan. Pelaku kejahatan saat ini telah mempersenjatai dengan senjata api," pungkasnya.
Komplotan rampok tembak sales rokok, korban tewas di tempat
Komplotan rampok tembak sales rokok, korban tewas di tempat. Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro membenarkan peristiwa itu. Kini pihaknya tengah menyelidiki kasusnya dengan meminta keterangan saksi korban dan warga setempat.
Rekomendasi