Ketua MUI sebut undangan Jokowi bahas demo Ahok dan Pilkada Serentak
Merdeka.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengaku tak mengetahui secara pasti maksud Presiden Joko Widodo mengundang MUI, PBNU dan PP Muhammadiyah ke Istana Merdeka. Namun, dia memperkirakan pertemuan tersebut untuk membahas demonstrasi besar-besaran pada 4 November dan Pilkada Serentak tahun 2017.
"Kita perkirakan bahas ada kaitannya dengan situasi akhir-akhir ini, dengan demonstrasi, mungkin juga dengan kemungkinan terjadinya Pilkada Serentak kira-kira mungkin begitu," kata Ma'ruf sesaatnya tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11).
Ma'ruf memperkirakan Presiden Jokowi mengundang MUI, NU dan Muhammadiyah untuk dapat saling bahu membahu meredam emosi masyarakat terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama karena mengutip surat Al Maidah.
"Supaya masyarakat tenang tak terprovokasi dan serahkan kepada pihak berwajib diproses dan itu sudah ada langkah-langkahnya," ujarnya.
Untuk demonstrasi besar-besaran pada 4 November mendatang, Ma'ruf berharap peserta dapat menjaga sikap dengan tak membuat situasi memanas dengan membuat tindakan yang anarkis.
"Kalau memang nanti ada demonstrasi misalnya supaya ikut peraturan, supaya santun, supaya tidak anarkis," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya