Polisi masih memburu terduga pembunuh balita NNA, Zurzani (45). N sempat hilang dan akhirnya ditemukan meninggal dengan luka bakar, di semak-semak daerah Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.Orang tua Nesya menceritakan buah hatinya hilang pada Kamis (7/7) sekitar pukul 11.00 WITA, dalam suasana Idul Fitri. Mereka tengah menerima tamu yang bersilaturami. N saat itu terlihat sedang bermain di halaman rumah yang disaksikan juga oleh keluarga lainnya."Keponakan saya lihat ada Izur (sapaan Zurzani) lewat depan rumah pakai motor (Honda) Beat punya keluarga saya juga, anak saya (N) langsung mau ikut. Tidak ada kecurigaan karena dia (Izur) tetangga dekat," kata ibu kandung N, Sabna, saat berbincang, Kamis (14/7) siang.Menurutnya, usai waktu Dzuhur ketika rumah mulai tidak ada warga yang berkunjung lebaran, Sabna mulai mencari N. Warga sekitar mengatakan, Izur sudah ada di rumahnya, dan motor sudah dikembalikan namun dipinjam lagi tetangga Sabna.Saat di rumah, tetangga melihat pakaian Izur dikotori lumpur dan mengaku dari rawa-rawa. Saat ditemui Sabna di rumahnya, Izur terlihat seperti orang yang selesai mandi. "Saya datang ke rumah Izur, saya tanya dimana Azlya (panggilan N). Dia bilang tidak tahu. Saya pastikan lagi ke keponakan saya, memang lihat N ikut sama dia (Izur)," ungkap Sabna.Masih belum jelas keberadaan N usai Sabna menemui Izur di rumahnya. Hingga pukul 15.00 WITA sore, Sabna dan suaminya, Faturahman, mencari keberadaan N. Namun di perjalanan, keduanya bertemu kembali dengan Izur sedang bersepeda."Kita tanya lagi ke dia (Izur), dimana Azlya. Tapi dijawabnya tidak tahu, sambil buru-buru pergi," sebut Sabna.Hingga usai waktu salat Dzuhur, hilangnya N pun diumumkan di masjid. Sabna, suami dan keluarganya yakin waktu itu setelah diumumkan di masjid, N bisa pulang ke rumahnya."Kalau di Sangkulirang ini, diumumkan di masjid saja dan kalau N tersesat pasti ada yang mengantarkannya pulang. Tapi ternyata N tidak pulang-pulang sampai malam," tambahnya.Warga pun melakukan pencarian, setelah mengetahui hilangnya N. Tiga hari melakukan pencarian, akhirnya warga menemukan N tidak bernyawa di areal semak belukar, Minggu (10/7) pagi sekitar pukul 10.00 WITA."Kondisinya hancur di sebagian bagian wajahnya, ada bekas luka bakar di badannya, ditutupi dahan pohon kelapa. Di sekitarnya memang terlihat bekas bakar-bakar," kata Faturahman, ayah korban menambahkan."Ada hitam-hitam mungkin karena sudah membusuk ya, sudah sekian hari. Kalau lebamnya tidak terlihat. Ya hancur di wajah karena mungkin sudah membusuk," ungkap Faturahman.
Kesaksian orang tua sebelum balita NNA ditemukan tewas
Saat di rumah, tetangga melihat pakaian Izur dikotori lumpur dan mengaku dari rawa-rawa.
Advertisement
Rekomendasi