Keluarga korban Lion Air JT 610 diarahkan ke pusat krisis di Jakarta

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya belum dapat mengidentifikasi korban yang telah ditemukan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Keluarga korban Lion Air JT 610 diarahkan ke pusat krisis di Jakarta
Keluarga Korban lion air Datangi RS Polri. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 diarahkan ke pusat krisis. Adapun pusat krisis tersebut terdapat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, dan Hotel Budget di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

"Halim, RS Polri Kramat Jati, Hotel di Cawang, semua keluarga korban dari Bandara Soekarno-Hatta digeser ke sana," ujar Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Victor Togi Tambunan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (30/10).

Semua keluarga korban yang mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta diarahkan ke tiga tempat tersebut. Alasannya karena lebih dekat dengan RS Polri. Hal ini untuk mempermudah proses penyerahan data.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya belum dapat mengidentifikasi korban yang telah ditemukan.

"Belum, belum. Kami akan bekerja dan berkoordinasi dengan Tim DVI (Disaster Victim Identification)," ujarnya saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (30/10).

Sementara itu, salah satu keluarga korban atas nama Mangatur Sihombing juga telah mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta untuk menyerahkan data yang dibutuhkan.

"Ijazah, pas foto terakhir, sidik jari, kartu keluarga," jelas Yanti, keluarga dari korban Sihombing.

Ia menjelaskan bahwa anak kandung pertama dari korban juga sudah dalam perjalanan menuju RS Polri Kramat Jati.

"Ini si Rico lagi otw, anak kandung pertamanya. Dia juga yang akan nanti tes DNA semuanya, bawa berkas yang itunya aja. Lagi di Rumah Sakit Polri. Pokoknya untuk penyerahan berkas dan semuanya. Identifikasi," tutup Mangatur.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat

Halaman
Rekomendasi