Kebun Binatang Solo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) melakukan berbagai persiapan untuk menyambut tatanan baru kehidupan atau new normal. Hingga hari ini, persiapan yang dilakukan sejak dua pekan lalu telah memasuki fase penyambutan pengunjung, dengan simulasi kunjungan.
"Nantinya pengunjung wajib mencuci tangan, sebelum maupun sesudah dari area konservasi. Pengunjung juga harus mengenakan masker," ujar Direktur Utama TSTJ Solo Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Rabu (10/6).
Bimo menerangkan, jaga jarak tidak hanya harus dilakukan antarpengunjung, tetapi juga antara pengunjung dengan area kandang. Pengunjung tidak boleh menyentuh pagar kandang dan maksimal hanya boleh berdiri di atas tanda yang sudah diberikan oleh petugas.
"Selain simulasi, kami secara intensif juga menyemprot disinfektan di seluruh titik. Kami juga mengadakan 'social distancing', pembayaran dan reservasi yang dilakukan secara daring," katanya.
Advertisement
Bimo menambahkan, nantinya petugas akan ditempatkan di area parkir, lobi, dan konservasi. Sementara untuk memastikan jaga jarak berjalan dengan baik, pihaknya akan membatasi jumlah pengunjung.
"Pengunjung kita batasi. Setiap hari hanya 1.000 pengunjung dan dibagi menjadi 2 kloter. Yaitu mulai dari pukul 09.00-12.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB," terangnya.
Terkait penjualan tiket, Bimo mengaku sudah dilakukan sejak pertengahan bulan Mei 2020. Hingga saat ini sudah terjual sekitar 53.000 lembar tiket.
"Animo masyarakat cukup baik. Mereka yang tidak bisa membeli secara langsung bisa transfer uang dan saat sudah dibuka pada normal baru nanti mereka bisa mulai berkunjung dengan memperlihatkan bukti transfer kepada petugas," pungkas dia.