Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau bersama Satpol PP menggerebek sejumlah tempat yang disinyalir sebagai kawasan prostitusi dan peredaran narkoba, di Pekanbaru, Rabu (12/8). Seorang wanita cantik berbaju pink lari dari kejaran dan langsung bersembunyi diatas atap.Aksi wanita muda yang diketahui bernama Maya tersebut, membuat petugas BNN dan Satpol PP menjadi repot, dan sempat terkecoh. Sebab, Maya yang kabur lewat jendela dan bersembunyi diatas atap sambil tiduran. Namun akhirnya petugas melihat dia dari seberang gedung, lalu menjemputnya."Nggak ada bang, tadi mau ambil jemuran kain di loteng bukan kabur lho," kata Maya saat ditanya petugas.Tak percaya begitu saja, petugas pun langsung menggiringnya turun dari atap untuk melakukan tes urine. Hasilnya, Maya ternyata positif sebagai pengguna narkoba sehingga diangkut petugas ke kantor BNN Riau jalan Pepaya, Pekanbaru."Dia takut setelah melihat petugas kita yang sedang melakukan razia, lalu mencoba untuk sembunyi. Lalu kita amankan dan lakukan tes urine, ternyata positif pengguna narkoba," ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Riau, AKBP Haldun kepada merdeka.com.Maya merupakan satu dari 24 orang yang terjaring dalam razia narkoba dan prostitusi yang dilakukan BNNP Riau bersama Satpol PP tersebut."Ada 16 wanita dan 8 pria, diamankan dari tiga lokasi yang berbeda di Pekanbaru, diantaranya Jondul Lama, Jondul Baru dan tempat hiburan (Kelab dan karaoke) Grand Dragon di hotel New Hollywood," ujar Haldun.
Kawasan prostitusi digerebek, Maya ngacir manjat rumah kontrakan
Seorang wanita cantik berbaju pink lari dari kejaran dan langsung bersembunyi diatas atap.
Rekomendasi