Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pablo Benua Akui Beli 2 Mobil Diberi ke Staf

Pablo mengaku telah membeli dua mobil yang kemudian diserahkan kepada staf-nya. Keterangan yang diberikan oleh Pablo dinilainya sudah cukup memenuhi berkas perkara atas kasus tersebut. Penyidik tak lagi membutuhkan keterangan Pablo .

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pablo Benua Akui Beli 2 Mobil Diberi ke Staf
rey utami. ©2019 Merdeka.com

Youtuber Pablo Benua selesai diperiksa terkait kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan kendaraan bermotor. Pablo mengaku telah membeli dua mobil yang kemudian diserahkan kepada staf-nya.

"Pada prinsipnya tersangka mengakui bahwa memang dia mengajukan pembelian mobil H-RV dan Jazz tersebut, tapi kemudian yang bersangkutan memberikan kepada stafnya, artinya yang mengelola atau yang meminjam itu si stafnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Selasa (30/7).

Argo mengungkapkan, keterangan yang diberikan oleh Pablo dinilainya sudah cukup memenuhi berkas perkara atas kasus tersebut. Penyidik tak lagi membutuhkan keterangan Pablo .

"Untuk sementara cukup terkait kasus yang dilaporkan PT ACC," ungkapnya.

Setelah meminta keterangan Pablo, penyidik akan mengevaluasi berkas perkara. Sehingga, jika diperlukan keterangan dari saksi-saksi, maka penyidik akan memanggil saksi.

"Ya nanti kita lihat apakah ada saksi lain atau tidak, kalau misalnya masih ada kekurangan kita periksa kembali," ujarnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya akan melakukan pemanggilan terhadap youtuber Pablo Benua yang telah menjadi tersangka terkait kasus 'ikan asin'. Namun, pemanggilan terhadap Pablo atas kasus yang berbeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pemanggilan terhadap Pablo yakni sebagai tersangka kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan kendaraan bermotor.

"Kita sudah memeriksa 12 saksi, sudah gelar perkara juga untuk menaikkan status Pablo dari saksi menjadi tersangka," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (23/7).

Rekomendasi