Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri: Kombatan GAM Aceh gabung ISIS karena tak dapat pekerjaan

Kapolri: Kombatan GAM Aceh gabung ISIS karena tak dapat pekerjaan Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, isu yang merebak di Aceh hari ini terkait rencana keberangkatan mantan kombatan GAM ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS merupakan trik-trik dari bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tidak mendapatkan pekerjaan.

"Karena memang bekas kombatan GAM ini ada yang ditampung di pemerintahan dan ada pekerjaan. Nah, ini yang enggak dapat jatah pekerjaan menuntut. Nah, begitu ada permintaan-permintaan yang tidak terpenuhi dia lakukan trik-trik seperti itu," ujar Badrodin di Rupatama Mabes Polri, Jaksel, Jumat (10/7).

Menurut Badrodin, informasi keberangkatan mantan kombatan GAM untuk bergabung dengan kelompok ISIS di Syiria tersebut hanya sebatas rumor. Pihak kepolisian masih terus menelusuri kebenaran informasi tersebut.

"Kemarin saya tanyakan kepada Kapolda Aceh, Brigjen Pol Husein Hamidi bahwa itu bagian dari upaya menarik dari pemerintahan kepala daerah. Ada permintaan yang dari kepala daerah yang tidak terpenuhi," imbuhnya.

Sebelumnya, Informasi mengejutkan mencuat dari wilayah Aceh Timur. Sejumlah mantan pejuang GAM yang dimotori Fakhruddin bin Kasem alias Din Robot menyatakan siap bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Mereka juga menyatakan siap untuk berangkat ke Suriah. Fakhruddin bersama sejumlah rekannya sesama eks kombatan GAM telah meminta kepada Ketua TPM untuk menjembatani teknis keberangkatan ke Suriah.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP