Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia bencana gempa bumi yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Barat. Dia memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan upaya tanggap darurat.
Instruksi ini ditujukan kepada Kepala BNPB Doni Monardo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
"Segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban serta melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka," jelas Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (15/1).
Dia juga meminta masyarakat tidak panik terkait bencana gempa bumi di Sulawesi Barat. Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti petunjuk yang diberikan petugas.
"Saya juga minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh petugas di lapangan," kata dia.
Jokowi sendiri telah memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo dan Mensos Risma yang melanda beberapa daerah di Sulawesi Barat. Doni Monardo juga telah mengerahkan empat helikopter ke lokasi gempa.
Sebelumnya, beberapa wilayah di Tanah Air diguncang gempa di awal 2021. Gempa magnitudo 5,9 mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB.
Lalu, sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang berpusat di Majene Jumat. Adapun gempa ini terjadi pukul 02.28 WITA, Jumat (15/1).
Data sementara dilaporkan BPBD Kabupaten Majene, 4 warga meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka. BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa.
"Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat.
Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com