Jokowi: Pembelian Produk dalam Negeri Wajib, Tidak Bisa Ditawar

Jokowi menegaskan, pembelanjaan produk dalam negeri merupakan hal yang wajib dan tak bisa ditawar. Dia mengatakan, APBD, APBN, ataupun belanja BUMN harus bisa menaikkan konsumsi masyarakat.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: Pembelian Produk dalam Negeri Wajib, Tidak Bisa Ditawar
Presiden Jokowi. tira santia ©2022 Liputan6.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri. Menurutnya, konsumsi produk dalam negeri adalah salah satu strategi menghadapi situasi ekonomi dunia yang sedang bergejolak.

“Strategi besar di tengah situasi ekonomi dunia yang sedang bergejolak, saya ingin mengingatkan kembali yang berkaitan dengan konsumsi, peningkatan konsumsi. Terutama yang berkaitan dengan belanja belanja dari pemerintah," katanya dalam pengantarnya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12).

Dia menegaskan, pembelanjaan produk dalam negeri merupakan hal yang wajib dan tak bisa ditawar. Jokowi mengatakan, APBD, APBN, ataupun belanja BUMN harus bisa menaikkan konsumsi masyarakat.

"Belanja APBN, belanja APBD, belanja BUMN harus diikuti dikontrol agar bisa menaikkan konsumsi masyarakat. Sehingga yang namanya pembelian produk-produk dalam negeri itu wajib. Tidak bisa ditawar lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi memberikan pengarahan terkait inflasi. Dirinya menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk terus menyampaikan kepada kepala daerah tentang pengendalian inflasi.

"Ini sudah dilakukan tapi ada beberapa daerah yang belum tolong diberikan peringatan dan ini kelihatan sekali inflasi dari 3 bulan yang lalu 5,9, lari turun ke 5,7, lari turun ke 5,4," terangnya.

"Ini artinya daerah sudah melakukan tetapi bisa masih di berikan peringatan lagi agar semua melakukan dan saya lihat nanti akan turun dan turun lagi," tutup Jokowi.

Rekomendasi