Jokowi Mau RI Punya RS Khusus Tangani Wabah, Menko Polhukam Gelar Rapat
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD membahas permintaan Presiden Joko Widodo agar Indonesia memiliki Rumah Sakit khusus menangani wabah seperti virus Corona. Pembahasan itu dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.
"Jadi tadi rapat itu membicarakan pada tanggal 4 Februari, presiden minta kita mendiskusikan kemungkinan untuk menyiapkan rumah sakit khusus yang jangka panjang kalau ada peristiwa yang seperti Corona ini," kata Mahfud MD di kantornya, Jakarta, Jumat (7/2).
Dia menerangkan, diskusi hari ini merupakan diskusi pendahuluan. Di mana dalam pembahasan itu belum memutuskan apapun.
"Belum ada kesimpulan apa-apa tadi baru tukar pikiran," jelas dia.
Menko Polhukam membeberkan bahwa Indonesia sebenarnya sudah memiliki rumah sakit yang diinginkan presiden. Misalnya seperti di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dan juga di Semarang.
"Itu sudah ada dan itu tidak masalah. Cuma itu tidak menjadi rumah sakit khusus," terang dia.
Mahfud menjelaskan, dalam pembahasan tersebut dibicarakan pula kriteria tempat untuk didirikannya rumah sakit khusus tersebut. Misalnya mesti berdekatan dengan pangkalan militer.
"Agar mudah evakuasi, dekat bandara udara. Itu saja tadi kriterianya," beber dia.
Menurut dia, dalam pembahasan tersebut banyak yang menilai bahwa tidak rumah sakit itu tidak perlu berada di pulau terpencil. Namun bisa juga di pulau yang memang sudah ada penduduknya.
"Sudah ada penduduknya enggak apa-apa. Tetapi itu didesain sedemikian rupa karena di berbagai dunia pun sama," ucapnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya