Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan penanaman mangrove di Pantai Wisata Raja Kecik, Bangkalis, Riau. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut berharap dengan adanya rehabilitasi tersebut bisa mengendalikan abrasi hingga mendukung ekonomi masyarakat sekitar.
"Kita harapkan kawasan ini akan bisa kita perbaiki, rehabilitasi dalam rangka mengendalikan abrasi, dalam rangka mendukung eko wisata, pariwisata di daerah dan tentu saja kita harapkan mendukung ekonomi masyarakat di sekitar kawasan ini," kata Jokowi dalam saluran youtube sekretariat presiden, Selasa(28/9).
Dia menjelaskan rehabilitasi tersebut akan dilakukan di seluruh Tanah Air. Sehingga dapat bermanfaat terhadap perubahan iklim dunia.
"Rehabilitasi ini akan terus kita lakukan tidak hanya di Kabupaten Bengkalis, tetapi diseluruh Tanah Air yang memang kita perlukan. Karena hutan mangrove menyimpan karbon, 4-5 kali lipat lebih banyak daripada hutan tropis daratan," bebernya.
Sebelumnya diketahui Mantan Wali Kota Solo tersebut juga sempat melakukan penanaman mangrove di Desa Tritih Lor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9). Dia berharap dilakukannya rehabilitasi tersebut bisa terus melestarikan hutan mangrove.
"Melakukan penanaman mangrove bersama-sama dengan masyarakat karena memang rehabilitasi mangrove harus kita lakukan untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove ini," kata Jokowi di Desa Tritih Lor, Kamis (23/9).
Selain itu, kata dia, penanaman mangrove ini untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sekarang sedang terjadi ini di dunia. Penanaman mangrove ini juga diharapkan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi dan menghambat interupsi air.
"Kemudian memperbaiki lingkungan pesisir dan memperbaiki habitat di daerah pantai yang kita harapkan berdampak kepada peningkatan produksi ikan dan produksi hasil laut lainnya," ucapnya.
"Terutama ini kepiting, tadi kita dapat kepiting dua, sehingga nantinya kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di pesisir pantai ini," kata eks Wali Kota Solo itu.